• Home
  • Indeks
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Rabu, 21 Oktober 2026
  • Login
HarianMetro.id
  • Home
  • Headline
  • News
  • Dunia
  • Nasional
  • Sumut
  • Medan
  • Metro
  • Bisnis
  • Edukasi
  • Hukum
  • Iklan Baris
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Dprd medan
  • Wakil Rakyat
  • Ragam
  • Sosial
  • Teknologi
  • TNI/Polri
  • Video
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Home
  • Headline
  • News
  • Dunia
  • Nasional
  • Sumut
  • Medan
  • Metro
  • Bisnis
  • Edukasi
  • Hukum
  • Iklan Baris
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Dprd medan
  • Wakil Rakyat
  • Ragam
  • Sosial
  • Teknologi
  • TNI/Polri
  • Video
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
Harian Metro
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Home
  • Headline
  • News
  • Dunia
  • Nasional
  • Sumut
  • Medan
  • Metro
  • Bisnis
  • Edukasi
  • Hukum
  • Iklan Baris
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Dprd medan
  • Wakil Rakyat
  • Ragam
  • Sosial
  • Teknologi
  • TNI/Polri
  • Video

Akibat Dualisme Yayasan, Mahasiswa UDA Menjerit: “Kami Terlantar di Kampus Sendiri”

redaksi2
6 Oktober 2025
/ Edukasi
Para mahasiswa Universitas Darma Agung (UDA) berada di luar kampus yang merasa resah persoalan dualisme Yayasan belum tuntas.

Para mahasiswa Universitas Darma Agung (UDA) berada di luar kampus yang merasa resah persoalan dualisme Yayasan belum tuntas.

Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WA

Medan. Para mahasiswa Universitas Darma Agung (UDA) menyampaikan keresahan terkait dualisme yayasan yang tidak kunjung tuntas. Mahasiswa sangat sedih karena untuk masuk ke lingkungan kampus saja harus melalui proses ketegangan dan perdebatan yang melelahkan.

“Seperti hari ini kami sempat tidak diizinkan masuk ke lingkungan kampus kami sendiri. Kami sangat sedih, selalu harus melalui proses debat dan ketegangan baru bisa masuk kampus,” kata sejumlah mahasiswa kepada wartawan, Senin (6/10/2025) pukul 08.30 WIB.

BACA JUGA

Bank Sumut Raih Penghargaan OJK sebagai Bank Teraktif Lakukan Literasi Keuangan ke Sekolah

Dari Edukasi ke Aksi Nyata, KKN UINSU Kelompok 15 Tanamkan Nilai Ekoteologi di Pesantren Darul Ulum Al-Khafi

Mahasiswa mengatakan, mereka sudah melakukan berbagai berupaya agar konflik yayasan ini segera berakhir. Sebab, jika konflik ini terus berkepanjangan kami mahasiswa yang paling menderita. Karena itu, secara tegas mahasiswa meminta kepada semua elemen yang terlibat dalam penyelesaian konflik UDA, seperti Kemendikristek, pengadilan, dan Menkumham secara arif dan bijaksana segera mempercepat menyelesaikan persoalan dualisme yayasan UDA ini.

“Semua elemen yang terlibat dalam penyelesaian konflik UDA tidak berpihak dalam mengambil keputusan. Semua harus sesuai dengan aturan yang benar,” tegas mahasiswa.

Jika tidak, maka konflik ini tidak akan pernah benar-benar tuntas. “Jika ini yang terjadi kami juga yang menjadi korban,” kata para mahasiswa silih berganti.

Para mahasiswa sangat menyayangkan, adanya pergantian ketua yayasan dan rektor di tengah jalan. Karena ini cikal-bakal pemicu utama konflik ini berkepanjangan. Semakin memanasnya konflik dualisme kepengurusan yayasan membuat para mahasiswa semakin cemas. Karena itu, para mahasiswa mendesak seluruh ahli waris yayasan UDA turun tangan menyelesaikan konflik yayasan ini.

”Lewat pernyataan ini Kami seluruh mahasiswa minta para ahli waris yayasan UDA turun tangan jangan hanya berdiam diri menonton konflik ini terus bergulir. Mohon para ahli waris agar punya hati agar konflik ini segera berakhir. Kami sangat menderita dengan konflik ini,” tegas mahasiswa.

Disamping itu, para mahasiswa juga meminta para dosen UDA tidak melakukan manuver di tengah konflik yayasan yang sedang berlangsung.”Para dosen-dosen harus sadar ini diri, UDA bukan milik mereka karena UDA punya para ahli waris, “ teriak mahasiswa.

Sebab, kata, mahasiswa , tidak sedikit para dosen UDA melakukan manuver dan memanfaatkan dualisme yayasan, akibatnya, persoalan UDA semakin parah, seharusnya para dosen hadir sebagai cahaya penyelesaian dualisme yayasan, bukan mencari panggung untuk menambah kisruh.

Sebab, lanjut para mahasiswa, jika konflik terus terjadi, maka para mahasiswa kebingungan dan khawatir nasibnya kedepannya. Maka dari itu, mahasiswa mendesak kepada pihak yang berwenang untuk segera menyelesaikan secara cepat permasalahan dualisme ini dengan hati dan aturan yang ada.”Lihat lah penderitaan kami mahasiswa UDA saat ini,” kata salah seorang mahasiswa sambil berurai air mata.

Mahasiswa menjelaskan, dualisme tersebut di lingkungan universitas mengganggu proses mengajar, proses akreditasi dan penerimaan mahasiswa baru, serta wisuda. “Dualisme yayasan ini harus diselesaikan, karena korbannya hanya mahasiswa,” kata mahasiswa lagi.

Selesaikan permasalahan ini secara elegan bukan karena ada intervensi dari pihak manapun.

Secara terpisah, sejumlah alumni UDA juga menyuarakan keprihatinan mendalam terkait konflik dualisme di Yayasan Perguruan Darma Agung (YPDA) yang hingga kini masih berlangsung.

Sejumlah alumni sependapat dengan para mahasiswa, seluruh elemen yang terlibat dalam penyelesaian konflik UDA secara adil dan bijak mengeluarkan putusannya.

Kemudian, para dosen diharapkan tidak terlibat terlalu jauh, apalagi sampai berpihak atau melakukan manuvers ini hanya menambag konflik yang berkepanjangan. Disamping itu, juga para alumni berharap para ahli waris segera turun tangan, karena memiliki kewenangan mutlak dalam penyelesaian konflik dualisme yayasan UDA ini.

Lebih jauh, alumni mengungkapkan kekecewaannya terhadap pemangku kebijakan terkesan membiarkan konflik ini berlarut-larut. “Kasian sekali adik-adik mahasiswa. Karena keserakahan mahasiswa yang jadi korban,” kata Alexander Gulo.

Katanya, mereka tidak peduli siapa pun yang menjadi pengurus, yang terpenting adalah pengangkatan sesuai mekanisme yang berlaku. Kisruh di yayasan ini telah menyebabkan situasi yang tidak menentu, termasuk penunjukan dua rektor di UDA. Akibatnya, mahasiswa menjadi korban.

Sementara itu, pantauan wartawan, Senin (6/10), pagi akses utama ditutup, sejumlah dosen, pegawai dan mahasiswa UDA terlantar sejumlah dosen, Menurut mahasiswa, akses masuk kampus ditutup diduga atas perintah HNK.

“Dari pengakuan security, mereka menutup akses masuk kampus atas perintah atasan mereka yakni diduga HNK. Akibatnya kami mahasiswa UDA Medan terlantar,” terang mahasiswa
Akses masuk ke kampus ditutup total, menyebabkan aktivitas mereka terhambat. Penutupan gerbang utama kampus mulai terjadi sekitar pukul 07.45 WIB. Petugas keamanan yang berjaga melarang para civitas akademika masuk, dengan alasan menjalankan perintah atasan. Setelah melalui dialog dan ketegangan, para dosen, pegawai, dan mahasiswa akhirnya diizinkan masuk, pada pukul 09.30 WIB
Para mahasiswa mengingat, agar kedepan jangan ada lagi penutupan akses masuk ke lingkungan kampus.”Masak kami terlantar di kampus kami sendiri, kami minta pihak HNK tidak sewenang-wenang di kampus. Persoalan yayasan jangan sampai berimbas kepada penutupan akses masuk lingkungan kampus,” harap para mahasiswa.

(red)

Para mahasiswa dan sejumlah dosen dan pegawai UDA Medan,Senin (6/10/2025) pagi pukul 07:30 WIB tidak bisa masuk ke lingkungan kampus karena akses ditutup satpam diduga atas perintah HNK.

Tags: Dualisme YayasanKami Terlantar di Kampus SendiriMahasiswa UDAMenjerit
SendShare322Tweet202Send

BeritaTerkait

Bank Sumut Raih Penghargaan OJK sebagai Bank Teraktif Lakukan Literasi Keuangan ke Sekolah

23 September 2026
1.1k
Dari Edukasi ke Aksi Nyata, KKN UINSU Kelompok 15 Tanamkan Nilai Ekoteologi di Pesantren Darul Ulum Al-Khafi

Dari Edukasi ke Aksi Nyata, KKN UINSU Kelompok 15 Tanamkan Nilai Ekoteologi di Pesantren Darul Ulum Al-Khafi

3 September 2026
1.2k
Dari Edukasi ke Aksi Nyata, KKN UINSU Kelompok 15 Tanamkan Nilai Ekoteologi di Pesantren Darul Ulum Al-Khafi

Dari Edukasi ke Aksi Nyata, KKN UINSU Kelompok 15 Tanamkan Nilai Ekoteologi di Pesantren Darul Ulum Al-Khafi

3 September 2026
1.1k
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Pemerintah Desa Batu Mbelin meresmikan Program Desa Siaga Bencana

Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat, PLN dan BPBD Resmikan Program Desa Siaga Bencana di Batu Mbelin

2 September 2026
1.1k
Rektor UINSU Medan, Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag bersama perwakilan mahasiswa pada pembukaan PBAK, di Kampus IV UINSU Tuntungan, Jalan Lapangan Golf, Durin Jangak, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, Selasa (1/9/2026).

4.359 Mahasiswa Baru UINSU Ikuti PBAK, Rektor: Gunakan Ilmu dengan Bijak dan Kecerdasan

1 September 2026
1.1k
Edukasi Cegah Stunting, KKN UINSU Kelompok 15 Ajak Ibu Hamil dan Keluarga Pahami Pentingnya Gizi Sejak Dini

Edukasi Cegah Stunting, KKN UINSU Kelompok 15 Ajak Ibu Hamil dan Keluarga Pahami Pentingnya Gizi Sejak Dini

30 Agustus 2026
1.2k
Semarak HUT ke-81 RI, KKN UINSU Kelompok 15 Gelar Lomba 17 Agustus dan Rampungkan Gapura Dusun Jati Mulyo

Semarak HUT ke-81 RI, KKN UINSU Kelompok 15 Gelar Lomba 17 Agustus dan Rampungkan Gapura Dusun Jati Mulyo

23 Agustus 2026
1.2k
Semarak HUT Kemerdekaan RI ke-81, Mahasiswa KKN UINSU Kelompok 15 Ikuti Upacara di Desa Sei Bamban

Semarak HUT Kemerdekaan RI ke-81, Mahasiswa KKN UINSU Kelompok 15 Ikuti Upacara di Desa Sei Bamban

20 Agustus 2026
1.2k
Tanamkan Kebiasaan Menabung Sejak Dini, KKN UINSU Kelompok 15 Ajak Anak Berkreasi Mewarnai Celengan

Tanamkan Kebiasaan Menabung Sejak Dini, KKN UINSU Kelompok 15 Ajak Anak Berkreasi Mewarnai Celengan

20 Agustus 2026
1.2k
MAN 1 Langkat Sukses Iringi Upacara HUT RI ke-81 Kabupaten Langkat

MAN 1 Langkat Sukses Iringi Upacara HUT RI ke-81 Kabupaten Langkat

19 Agustus 2026
1.2k
Selanjutnya
Kajati Sumatera Utara Dr.Harli Siregar, SH.,M.Hum menyetujui penerapan restorative justice dan perkara pidana dengan tersangka sebanyak 21 orang dalam 18 berkas perkara dari wilayah hukum Kejaksaan Negeri Belawan.

Kajati Sumut Setujui Penyelesaian Perkara Pencurian dengan Pendekatan RJ Terhadap 21 Tersangka di Belawan

Cek Kesehatan Gratis Dinkes Pemko Medan
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.

TERKINI

Ketum PP ISARAH Amanahkan Abdul Thaib Siahaan Selenggarakan Muktamar XII Ikatan Sarjana Al Washliyah
Nasional

Ketum PP ISARAH Amanahkan Abdul Thaib Siahaan Selenggarakan Muktamar XII Ikatan Sarjana Al Washliyah

20 Oktober 2026
1.1k

Baca
Truk Sawit dan Tronton Puluhan Ton Bebas Melintas Di Jembatan Kodim 0208/Asahan 

Truk Sawit dan Tronton Puluhan Ton Bebas Melintas Di Jembatan Kodim 0208/Asahan 

20 Oktober 2026
1.2k
Forum Pembaruan Kebangsaan (FPK) Kualuh Lesong Dukung Polsek Berantas Narkoba

Forum Pembaruan Kebangsaan (FPK) Kualuh Lesong Dukung Polsek Berantas Narkoba

20 Oktober 2026
1.1k
Unit Reskrim Polsek Kualuh Leidong Grebek Barak Naekoba, 3 Orang dan Barang Bukti Diamankan 

Unit Reskrim Polsek Kualuh Leidong Grebek Barak Naekoba, 3 Orang dan Barang Bukti Diamankan 

20 Oktober 2026
1.2k
Sidang KSOP Belawan, Landong Nadeak: “Kami Minta Jaksa Hadirkan Saksi Kunci  GM Pelindo Belawan Jonedi Ramli”

Sidang KSOP Belawan, Landong Nadeak: “Kami Minta Jaksa Hadirkan Saksi Kunci GM Pelindo Belawan Jonedi Ramli”

20 Oktober 2026
1.2k
Tak Berizin, Kapal Getek Pantai Cermin – Kebun Kelapa Tetap Beroperasi

Tak Berizin, Kapal Getek Pantai Cermin – Kebun Kelapa Tetap Beroperasi

19 Oktober 2026
1.1k
IM3 Platinum Hadirkan Bundling Platinum Plus dengan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max

IM3 Platinum Hadirkan Bundling Platinum Plus dengan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max

19 Oktober 2026
1.1k
Terlapor di Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Karyawati Cikarang, MRN Disebut Terkait Perusahaan EPS dan TP2D Bekasi

Terlapor di Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Karyawati Cikarang, MRN Disebut Terkait Perusahaan EPS dan TP2D Bekasi

18 Oktober 2026
1.1k
Surat Larangan Sudah Terbit, Truk Sawit dan Tronton Overload Tetap Melintas  di Kualuh Leidong

Surat Larangan Sudah Terbit, Truk Sawit dan Tronton Overload Tetap Melintas  di Kualuh Leidong

18 Oktober 2026
1.2k
Kapolri Ditantang Buktikan “No Viral No Justice”, Karyawati 22 Tahun Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual

Kapolri Ditantang Buktikan “No Viral No Justice”, Karyawati 22 Tahun Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual

17 Oktober 2026
1.2k
HarianMetro.id

© 2000 harianMETRO.ID - Tak Ada Yang Terlewatkan!.

Navigate Site

  • Redaksi
  • Tentang kami
  • Kode Etik
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
  • Disclaimer
  • Dprd medan
  • Teknologi
  • Video
  • Wakil Rakyat

Follow Us

Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • Home
  • Headline
  • News
  • Dunia
  • Nasional
  • Sumut
  • Medan
  • Metro
  • Bisnis
  • Edukasi
  • Hukum
  • Iklan Baris
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Dprd medan
  • Wakil Rakyat
  • Ragam
  • Sosial
  • Teknologi
  • TNI/Polri
  • Video

© 2000 harianMETRO.ID - Tak Ada Yang Terlewatkan!.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

.