LANGKAT – Beberapa mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Kelompok 15 menggelar Kegiatan Literasi Mewarnai celengankepada anak-anak Dusun Jatimulyo, Desa Sei Bamban, Kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Jumat (14/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 14.00 hingga 16.00 WIB tersebut menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa KKN UINSU Kelompok 15 dalam memberikan edukasi kepadaanak- anak Dusun Jatimulyo.
Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan mahasiswa KKN yang ditujukan kepada anak-anak di lingkungan Dusun Jatimulyo. Kegiatan dilaksanakan melalui aktivitas mewarnai celengan dengan tujuan memberikan ruang bagi anak-anak untuk menyalurkan kreativitas dan imajinasi mereka melalui kegiatan yang menyenangkan dan edukatif.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN menyediakan media celengan dan untuk perlengkapan mewarnai disediakan oleh anak-anak untuk menghias dan mewarnai celengan sesuai dengan kreativitas masing-masing.
Anak-anak terlihat antusias mengikuti kegiatan, memilih warna, serta menghias celengan dengan berbagai bentuk dan kombinasi warna.
Pada tahap awal kegiatan, mahasiswa KKN memberikan penjelasan sederhana mengenai aktivitas yang akan dilakukan.
Anak-anak diperkenalkan dengan celengan yang akan mereka hias dan diberikan kebebasan untuk menentukan warna serta tampilan celengan sesuai dengan kreativitas masing-masing. Tidak terdapat ketentuan bahwa seluruh celengan harus memiliki warna atau bentuk yang sama.
Setiap anak diberikan kesempatan untuk membuat karya sesuai dengan imajinasi dan pilihan mereka sendiri.

Dengan cara tersebut, kegiatan tidak hanya berfokus pada hasil akhir, tetapi juga memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk belajar mengambil keputusan dan mengekspresikan diri.
Setelah mendapatkan penjelasan, anak-anak mulai melakukan proses mewarnai celengan secara bersama-sama. Mereka menggunakan berbagai warna untuk menghias celengan masingmasing sesuai dengan keinginan.
Beberapa anak terlihat fokus menyelesaikan bagian-bagian tertentu dari celengan, sementara anak-anak lainnya berinteraksi dengan teman di sekitarnya dan menunjukkan hasil warna yang telah mereka buat.
Mahasiswa KKN turut berada di tengah-tengah peserta untuk memberikan pendampingan selama proses berlangsung.
Pendampingan dilakukan dengan membantu anak-anak ketika mengalami kesulitan menggunakan alat mewarnai, memberikan arahan apabila diperlukan, serta memberikan motivasi agar mereka dapat menyelesaikan karya dengan usaha sendiri.
Suasana kegiatan berlangsung secara interaktif dan penuh kebersamaan. Anak-anak tidak hanya melakukan aktivitas mewarnai secara individual, tetapi juga saling berinteraksi dengan teman-temannya.
Mereka dapat melihat berbagai pilihan warna yang digunakan oleh peserta lain dan menunjukkan hasil karya mereka kepada teman maupun mahasiswa KKN.
Interaksi tersebut menciptakan suasana belajar yang lebih santai sekaligus memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk belajar menghargai perbedaan hasil karya.
Penggunaan celengan sebagai media edukasi juga memberikan pengalaman yang lebih konkret kepada anak-anak. Mereka tidak hanya menerima penjelasan mengenai menabung, tetapi secara langsung membuat dan menghias tempat yang nantinya dapat digunakan untuk menyimpan uang.
Dengan demikian, kegiatan memiliki dua unsur utama, yaitu pengembangan kreativitas melalui aktivitas seni dan pengenalan literasi keuangan sederhana melalui kebiasaan menabung.
Kombinasi kedua unsur tersebut diharapkan dapat membuat pesan edukasi lebih mudah diterima oleh anak-anak karena disampaikan melalui kegiatan yang mereka sukai.
Setelah anak-anak menyelesaikan proses mewarnai, mahasiswa KKN melakukan dokumentasi terhadap kegiatan dan hasil karya yang telah dibuat. Anak-anak diberikan kesempatan untuk menunjukkan celengan yang telah mereka hias.
Dokumentasi tersebut menjadi bagian dari arsip kegiatan KKN sekaligus menggambarkan antusiasme dan keterlibatan anak-anak dalam mengikuti kegiatan.
Foto bersama dan dokumentasi hasil karya juga menjadi bentuk apresiasi terhadap partisipasi anak-anak selama kegiatan berlangsung.
Setelah anak-anak menyelesaikan proses mewarnai, mahasiswa KKN melakukan dokumentasi terhadap kegiatan dan hasil karya yang telah dibuat. Anak-anak diberikan kesempatan untuk menunjukkan celengan yang telah mereka hias.
Dokumentasi tersebut menjadi bagian dari arsip kegiatan KKN sekaligus menggambarkan antusiasme dan keterlibatan anak-anak dalam mengikuti kegiatan. Foto bersama dan dokumentasi hasil karya juga menjadi bentuk apresiasi terhadap partisipasi anak-anak selama kegiatan berlangsung sederhana, serta berbagai bentuk literasi keuangan yang disesuaikan dengan usia anak-anak.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Kelompok 15 UINSU Tahun 2026 berharap dapat terus menghadirkan kegiatan yang tidak hanya bersifat rekreatif, tetapi juga memiliki nilai edukasi dan manfaat yang dapat diterapkan oleh masyarakat.
Kegiatan Mewarnai Celengan Anak-Anak di Dusun Jatimulyo menjadi salah satu bentuk sederhana dari upaya tersebut, sekaligus menjadi ruang bagi mahasiswa dan anak-anak untuk belajar, berkreasi, dan membangun kebersamaan dalam suasana yang positif. (Rel)















