METRO,LANGKAT | Madrasah Aliah Negeri (MAN) 1 Langkat laksanakan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Kabupaten Langkat,
Di tengah rangkaian upacara kenegaraan tersebut, Korps Musik (Korsik) MAN 1 Langkat kembali mendapat kepercayaan untuk menjalankan tugas sebagai pengiring musik upacara. Senin (17/8/2026) lalu.
Kepercayaan tersebut menjadi sebuah kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar MAN 1 Langkat,para siswa dan siswi yang tergabung dalam Korsik MAN 1 Langkat telah menunjukkan dedikasi dan kemampuan mereka secara konsisten. Bahkan, kepercayaan untuk mengiringi upacara kenegaraan seperti ini telah diterima selama lima tahun berturut-turut.
Tampil dengan penuh disiplin dan kekompakan, anggota Korsik MAN 1 Langkat mampu menjalankan tugas dengan baik sejak awal hingga berakhirnya seluruh rangkaian upacara. Setiap nada, ketukan, dan langkah yang dimainkan menjadi bagian penting dalam membangun suasana khidmat sekaligus menambah semarak peringatan hari bersejarah bagi bangsa Indonesia.
Korsik MAN 1 Langkat merupakan bagian dari kegiatan ekstrakurikuler Marching Band MAN 1 Langkat yang berada di bawah pembinaan Dra. Chandra Herlina.
Melalui pembinaan yang dilakukan secara berkesinambungan, para siswa tidak hanya dilatih untuk menguasai teknik bermusik, tetapi juga ditempa agar memiliki kedisiplinan, tanggung jawab, kekompakan, mental tampil, serta kemampuan bekerja dalam sebuah tim.
Bagi para anggota Korsik, tampil dalam upacara HUT Kemerdekaan RI bukan sekadar menjalankan tugas memainkan alat musik. Mereka membawa nama baik madrasah sekaligus menjadi bagian dari sebuah agenda kenegaraan yang sarat dengan nilai perjuangan dan kebangsaan.
Setiap penampilan membutuhkan persiapan yang matang. Para anggota harus memastikan ketepatan tempo, keselarasan nada, kekompakan barisan, serta kesiapan fisik selama mengikuti seluruh rangkaian upacara. Hal tersebut tentu tidak dapat dicapai secara instan, melainkan melalui proses latihan yang disiplin dan dilakukan secara terus-menerus.
Kepala MAN 1 Langkat, Sugiono, S.Ag., M.A., menyampaikan rasa bangga sekaligus terima kasih atas dedikasi yang telah ditunjukkan oleh seluruh anggota Korsik MAN 1 Langkat.
Menurutnya, kepercayaan yang diberikan selama lima tahun berturut-turut merupakan sebuah pencapaian yang patut diapresiasi.
“Kami sangat bangga dan berterima kasih kepada seluruh Tim Korsik MAN 1 Langkat yang telah menjalankan tugas dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab. Lima tahun berturut-turut dipercaya menjadi pengiring dalam upacara kenegaraan merupakan sebuah kehormatan sekaligus bukti bahwa anak-anak kita mampu menunjukkan kualitas dan kedisiplinannya,” ujarnya.
Ia berharap kepercayaan tersebut dapat menjadi motivasi bagi para siswa untuk terus mempertahankan kualitas dan meningkatkan kemampuan mereka. Menurutnya, setiap kesempatan untuk tampil dalam kegiatan kenegaraan merupakan pengalaman berharga yang dapat membentuk karakter siswa menjadi lebih percaya diri, disiplin, dan bertanggung jawab.
“Semoga pengalaman ini semakin menumbuhkan rasa cinta tanah air dan kebanggaan terhadap madrasah. Kami berharap anak-anak terus berlatih dan mengembangkan potensinya sehingga ke depan mampu meraih lebih banyak prestasi,” tambahnya.
Keberadaan Korsik MAN 1 Langkat sendiri tidak dapat dipisahkan dari perjalanan ekstrakurikuler Marching Band yang selama ini menjadi salah satu kebanggaan madrasah.
Ekstrakurikuler tersebut menjadi ruang bagi siswa untuk menyalurkan bakat dan minat di bidang seni musik sekaligus membangun karakter melalui kegiatan yang mengutamakan kedisiplinan dan kerja sama.
Di balik penampilan yang terlihat singkat dalam sebuah upacara, terdapat proses panjang yang harus dilalui para anggota. Latihan rutin, penguasaan alat musik, latihan baris-berbaris, pembentukan formasi, hingga simulasi pelaksanaan upacara menjadi bagian dari persiapan yang harus dijalani dengan sungguh-sungguh.
Tidak jarang para siswa harus mengulang latihan berkali-kali untuk memastikan setiap bagian dapat berjalan sempurna. Sebab, sebagai pengiring upacara kenegaraan, kesalahan sekecil apa pun dapat memengaruhi suasana dan jalannya prosesi. Karena itu, setiap anggota dituntut memiliki konsentrasi tinggi dan mampu menjaga kekompakan dengan seluruh personel.
Peran pembina, Dra. Chandra Herlina, juga menjadi bagian penting dalam perjalanan Korsik MAN 1 Langkat. Dengan pembinaan dan pendampingan yang berkelanjutan, para siswa diarahkan untuk tidak hanya menjadi pemain musik yang terampil, tetapi juga pribadi yang mampu bekerja sama, menghargai aturan, serta memiliki rasa tanggung jawab terhadap tugas yang diberikan.
Lima tahun berturut-turut dipercaya mengiringi upacara kenegaraan menjadi bukti bahwa konsistensi dan kerja keras dapat melahirkan kepercayaan.
Bagi MAN 1 Langkat, pencapaian tersebut bukan hanya tentang kemampuan memainkan alat musik, tetapi juga tentang bagaimana para siswa mampu memberikan kontribusi nyata dalam kegiatan penting di daerah.
Momentum HUT RI ke-81 pun menjadi kesempatan bagi para siswa untuk mengaktualisasikan semangat kemerdekaan melalui karya dan pengabdian. Jika para pahlawan dahulu berjuang dengan tenaga dan keberanian untuk merebut kemerdekaan, maka generasi muda saat ini memiliki tugas untuk mengisi kemerdekaan dengan prestasi, kedisiplinan, dan karya positif.
Kepala MAN 1 Langkat Sugiono juga berharap capaian tersebut dapat menjadi inspirasi bagi seluruh peserta didik. Bahwa setiap bakat yang dimiliki, apabila dikembangkan dengan sungguh-sungguh dan didukung dengan kedisiplinan, dapat menjadi jalan untuk mengukir prestasi sekaligus memberikan kontribusi bagi masyarakat.
Bagi para anggota Korsik MAN 1 Langkat, lima tahun kepercayaan tersebut tentu menjadi catatan istimewa dalam perjalanan mereka sebagai siswa. Dari lapangan upacara hingga ruang latihan, mereka belajar bahwa sebuah penampilan yang sempurna lahir dari kerja keras, kekompakan, dan kesediaan untuk terus belajar.
Dengan keberhasilan mengiringi Upacara HUT RI ke-81 Kabupaten Langkat, Korsik MAN 1 Langkat kembali membuktikan bahwa siswa madrasah mampu tampil percaya diri dalam panggung kenegaraan.
” Lima tahun kepercayaan bukan sekadar angka, tetapi menjadi bukti konsistensi, dedikasi, dan prestasi yang terus dijaga. Semoga langkah para siswa MAN 1 Langkat semakin mantap, prestasinya semakin gemilang, dan semangat mereka dalam berkarya terus tumbuh.
Dari dentingan alat musik dan hentakan langkah yang kompak, terselip pesan sederhana namun kuat: kemerdekaan harus terus diisi dengan karya, prestasi, dan pengabdian terbaik bagi bangsa.” Cetus Sugiono (Rudi)




















