METRO,MEDAN | Ketua PHDI Kota Medan Matha Riswan, S.Pd.H., M.Psi didampingi beberapa pengurus PHDI Kota Medan diantaranya Sekretaris Vijayndra dan 3 Orang Wakil Ketua – M. Ranjinikan, S.Kom, Citra Dewi, SE., S.Ag dan Ketut Supatra, S.Pd.H, melakukan kunjungan ke Kantor Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan.
Kunjungan ini merupakan bentuk silaturrahmi PHDI Kota Medan sekaligus perkenalan pengurus Parisada Hindu Dharma Indonesia Kota Medan yang baru.
Selain itu, kunjungan itu juga guna menyampaikan adanya beberapa hal terkait Pendidikan Agama Hindu di Kota Medan.
“Ada beberapa permasalahan yang harus kami sampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan diantaranya menyediakan guru untuk siswa-siswi yang beragama Hindu. Karena banyak siswa yang beragama Hindu namun tidak ada guru Agama Hindu yang mengajar. Agama adalah sistem yang mengatur kepercayaan serta peribadatan kepada Tuhan Yang Maha Esa,” katanya.
“Kita paham betul toleransi diciptakan untuk saling melengkapi dan menyatukan perbedaan, karena perbedaan berpotensi menyebabkan konflik. Kami menghindari hal ini, mangkanya kami hadir dan memohon kepada bapak Kepala Dinas Pendidikan agar bisa ditindaklanjuti permohonan ini, Dan sangat kami mohonkan agar sekolah wajib menyiapkan guru Agama Bagi siswa yang beragama Hindu,” Pungkas Riswan.

Hal yang sama juga dikatakan, Citra Dewi, SE.,S.Ag selaku Wakil Ketua Bidang Pendidikan PHDI Kota Medan. Menurutnya, PHDI Kota Medan siap untuk memberikan pendidikan Agama Hindu terhadap peserta didik, terlebih hal yang sangat kami harapkan agar Akidah (iman) ini jangan terganggu dengan adanya penggabungan proses pembelajaran Agama.
“Karena generasi Muda ini merupakan Cikal Bakal kami dalam menjunjung tinggi Nilai Nilai Kebangkitan Hindu,” imbuhnya Citra Dewi.
Sementara, Ketut Supatra,S.Pd.H Wakil Ketua Keagamaan Dan Spiritualitas PHDI Kota Medan, yang juga Guru Agama Hindu PNS Kota Medan, menyatakan kesiapannya membantu jika tidak ada Guru Agama Hindu di sekolah Swasta.
“Kami Pegawai Negeri digaji Negara, kami siap dan bersedia membantu tugas Negara, apalagi kalau judulnya mencerdaskan Anak Didik Terkhusus dalam Pendidikan Agama Hindu. Tanpa dibayar (digaji) kita siap menjadi guru pengajar untuk siswa-siswa yang beragama Hindu,” tutupnya.
Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan Laksamana Putra Siregar, SH., MSP menyambut baik akan kehadiran Ketua Dan Pengurus Parisada Hindu Dharma Indonesia Kota Medan, perihal yang disampaikan akan adanya sekolah Swasta yang tidak melakukan Pengadaan Guru Agama Hindu dan disertai siswa yang cukup banyak.
“Dengan ini akan saya tindaklanjuti segera, saya akan panggil nanti pihak pihak yayasan atau kepala sekolahnya, karena memang saya paham kebebasan beragama dan berkeyakinan merupakan hak asasi setiap manusia. Oleh karena itu saya upayakan untuk segera ditindaklanjuti permohonan ini,” Tutup Kadisdik.
Diakhir Acara Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia Menyematkan Kain Khas India ( Ponade ) dan Memberikan Buku Pendidikan Bhagawadgita Sebagai Titipan Umat Hindu Dikota Medan, Agar Pendidikan Agama Hindu Di Beberapa Sekolah bisa lebih Maksimal. (red)





















