METRO,SUMUT | Pekerjaan Ruas Jalan M.Thalib Hasibuan Kampung Karo Desa Amplas Kecamatan Percut Sei Tuan, yang pelaksanaanya dikerjakan oleh CV. DHILLON terkesan amburadul dan disinyalir merupakan ajang korupsi.
Terlihat, dari pantauan awak media, Selasa (31/10/2023) terlihat di pinggir badan jalan banyak sekali terjadi keretakan.
Seseorang warga setempat menyampaikan bahwa pengaspalan ini baru selesai satu minggu. Pada papan nama Kontrak cukup begitu besar senilai Rp 4.440,822,000,- bersumber dana APBD Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara.
Sementara, salah satu pegawai yang menjabat sebagai pengawas di lapangan berinisial A mengatakan, bahwa dirinya hanya pekerja.
“Saya hanya pekerja bang,” katanya saat dikonfirmasi melalui telpon selularnya baru-baru ini.
Kepada wartawan, ia mengaku bahwa pengerjaan itu dilakukan oleh seorang pria berinisial SNI.
Lagi-lagi, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, SNI tidak menjawab.
Ditempat terpisah, Kepala Bidang (Kabid ) Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDA BMBK) Deliserdang, Agus Salim juga memberikan jawabannya terkait adanya dugaan korupsi proyek pengaspalan jalan Jalan M.Thalib Hasibuan Kampung Karo Desa Amplas Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.
Diharapkan, Kepala Dinas Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDA BMBK) Deliserdang maupun Kejatisu segera melakukan audit terhadap pihak CV Dhillon yang diduga telah melakukan korupsi dari proyek pengerjaan pengaspalan di Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDA BMBK) Deliserdang. (Zul)


















