METRO,HAMPARAN PERAK | Sekitar seribu orang lebih, Polda Sumut dan jajarannya telah berhasil menangkap para tersangka narkoba, baik itu pengedar maupun pemakai.
Dengan barang bukti 75,97 kg sabu, ratusan kilo ganja dan uang ratusan juta rupiah.
Namun sayangnya, peredaran narkoba di Sumatera Utara tidak akan ada habisnya, walau aparat penegak hukum sudah berupaya memberantasnya. Hal itu dikarenakan, masih banyaknya barak-barak narkoba yang sampai saat ini terus beroperasi di Medan, Sumatera Utara.
Apa lagi barak-barak narkoba itu dibekingi oleh orang-orang pengkhianat Kapolri.
Salah satu barak narkoba terbesar di Sumatera Utara yang tidak pernah sekalipun disentuh oleh aparat penegak hukum adalah Barak Ucok alias TF Lama yang berada di Tanjung Pamah, Desa Namorube Julu, Kec. Hamparan Perak, Kab. Deliserdang.
Selain menyediakan narkoba, terungkap juga bahwa Barak Ucok alias TF Lama yang dikelolah berinisial U Ginting alias Ucok, juga disinyalir menampung barang hasil curian serta menyediakan beberapa permainan perjudian.
Yang lebih parahnya lagi, ternyata Barak Ucok (TF Lama) merupakan distributor narkoba terbesar yang ada di Sumatera Utara.
Informasi yang di dapat, selain menyalurkan narkoba di barak-barak narkoba seperti di barak Maiyan, barak Pati, barak Govin, barak Abi dan barak Tengah, yang ada di Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang, ternyata Barak Ucok (TF Lama) juga menyalurkan narkoba dibeberapa lokasi atau kampung narkoba yang ada di Medan diantaranya di Gang Pante Kampung Lalang, Jermal 15 Medan Denai, Dusun Pekan, Percut Seituan, Pasar VII Tembung dan Jalan Klambir V Helvetia.
“Selain barak-barak yang ada di Tanjung Pamah, Desa Namorube Julu, barak Ucok (TF Lama) juga menyalurkan narkobanya di Medan, seperti gang Pante Kampung Lama, Jermal 15, Helvetia dan Percut Seituan. Pokoknya hampir semua narkoba disalurkan melalui Barak Ucok,” ungkap salah warga, S Marbun (36) yang mengaku pernah bekerja di Barak Ucok, Rabu (18/10/2023).
Dirinya juga membeberkan, setiap ada penindakan dari aparat kepolisian, Barak Ucok selalu aman dan tidak pernah di grebek. Hal itu dikarenakan, lokasi Barak Ucok yang paling ujung diantara barak-barak lainnya.
“Barak Ucok ini paling ujung bang, jadi tidak pernah di grebek. Mungkin polisi malas ke sana atau memang polisi sengaja tidak mau grebek Barak Ucok, saya tidak tidak juga bang. Padahal di Barak Ucok ini semuanya ada, mulai narkobanya, penadah dan perjudiannya semuanya lengkap,” ungkapnya lagi.
Sementara, Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara, Brigjen Pol Toga Panjaitan saat dikonfirmasi, Selasa (17/10/2023) sore mengatakan, akan mengecek lokasi Barak Ucok.
“Akan kita cek,” ungkapnya singkap kepada wartawan saat dikonfirmasi. (Bersambung)




















