METRO,DELISERDANG | Selain tidak sesuai dengan S.O.P, proyek pengerjaan JDU SPAM Regional Mebidang Pemprovsu di Jalan Kirab Remaja, Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang diduga merupakan ajang korupsi.
Pasalnya, proyek pengerjaan JDU SPAM Regional Mebidang Pemprovsu yang bersumber dri dana APBN TA 2020-2021 sebesar Rp 489.653.449.000 ini, disinyalir tidak sesuai dengan Traffic Management & Pelaksana Pekerja (sesuai gambar) yang ditemukan di lapangan.
Selain itu, pengerjaan penanaman pipa SPAM kontruksi fisik tepat mutu yang ditentukan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dengan pelaksana PT Hutama Karya (HK) yang dikerjakan oleh PT Petronesia Benimel ini juga kerap menimbulkan masalah bagi masyarakat sekitar.
Pantauan wartawan di lapangan, terlihat pengerjaan proyek pengerjaan JDU SPAM Regional Mebidang Pemprovsu dengan pelaksana PT Hutama Karya dikerjaan amburadul.
Hal tersebut terlihat banyaknya rumah warga yang mengalami kerusakan (retak) dan kontruksi jembatan di simpang pekuburan Kristiani Kelingan II, Desa Sei Semayang, Sunggal Deliserdang nyaris ambruk akibat pengerjaan penanaman pipa SPAM kontruksi fisik tepat mutu.
“Mereka main tinggal aja, tumpukan tanah uruk dibiarkan begitu saja. Kalau sudah kering tumpukan tanah ini banyak kali abu. Apa lagi kalau hujan turun, sepanjang jalan ini kotor, jorok dan licin,” ungkap warga, Senin (31/1/2022).

“Gara-gara jalan yang rusak akibat proyek ini, usaha (jualan) kami tidak ada yang beli. Bahkan anak-anak kami dan suami kami warga di sini sulit untuk pergi bekerja. Kami mau PT Hutama Karya bertanggungjawab atas jalan yang rusak ini,” bebernya.
Menurut warga, mereka sudah menanyakan permasalahan tersebut ke salah satu pihak pengawas PT Hutama Karya, namun sampai saat ini tidak juga direalisasikan sama mereka.
“Sudah pernah kami bicarakan sama Siregar, katanya dia janji mau memperbaikinya. Tapi kenyataannya sampai sekarang tidak juga diperbaiki,” kesal warga.
Akibat ulah dari pihak pelaksana pengerjaan proyek pengerjaan JDU SPAM Regional Mebidang Pemprovsu, warga yang kesal langsung menanami pohon pisang dan beberapa pohon di lokasi proyek.
Sementara, Sekretaris Koalisi Wartawan Rangking Indonesia (KWRI) Sumut, Daud Barus, BSc saat dikonfirmasi mengatakan, bahwa dirinya sangat mendukung adanya proyek pengerjaan JDU SPAM Regional Mebidang Pemprovsu.
Namun, dirinya sangat menyesali proyek pengerjaan JDU SPAM Regional Mebidang Pemprovsu dengan Anggara Rp 489 miliar lebih yang bersumber dari APBN TA. 2020-2021 yang dinilai tidak sesuai dengan pengerjaannya.
“Karena teknis pengerjaannya tidak sesuai dengan S.O.P dan menuai komplain keras dari masyarakat. Kita meminta kepada pihak terkait dalam hal ini, agar mengusut tuntas dengan adanya Indikasi proyek ajang Korupsi. Kita juga berencana akan menyampaikan hal ini ke KPK dan Kantor Staf Kepresidenan di Jakarta, Polda Sumut dan Kejatisu,” ujarnya. (HM)




























