METRO,BELAWAN | Salah seorang pengacara Kota Medan bernama Baresman Siallagan SH. MH warga Jalan Puskesmas Gang Horas Sunggal, datang ke Pomal, Jumat (11/4) sekitar pukul 17.00 Wib.
Kedatang Baresman untuk melaporkan kasus penganiayaan terhadap dirinya bersama temannya yang dilakukan oleh oknum TNI AL.
Baresman Siallagan mengatakan peristiwa yang dialaminya terjadi di Jalan S. Parman Medan tepatnya persis di simpang lampu merah antara Jalan Kejaksaan Medan sekitar pukul 14.00 WIB , saat itu dirinya sedang dijalan usai mendampingi kliennya di Polrestabes Medan. Namun tiba-tiba dirinya ditelepon rekan seprofesinya Dedi Fery Sianturi yang saat itu dia sedang mendampingi penarikan mobil Avanza yang nomor Polisinya sudah dipalsukan dan status mobil itu sudah menungak 7 bulan di leasing Toyota Astra Finance Medan.
“Saya tiba dilokasi sekitar pukul 15.00 WIB, dan langsung berupaya untuk menemui rekan saya itu. Namun saat saya tiba dilokasi,
saya lihat ada dua mobil datang kelokasi yang satu mobil ada 5 orang yang keluar dari dalam dan mobil yang satu lagi ada 3 orang keluar dari dalam dan tanpa tanyak mereka langsung menyeraang saya” ungkapnya.
Baresman menjelaskan para pelaku langsung memukul peritnya, kepala dan telinganya.
“Sedangkan 3 orang lainnya, saya lihat menjumpai rekan saya Dedi Sianturi dan rekan saya itu dicekik oleh oknum yang saya duga kuat adalah oknum TNI AL yang juga bertugas di Belawan. Setelah saya selesai dipukuli, saya berusaha melarikan diri. Lalu, sekitar 5 menit kemudian saya kembali ke TKP dan saya lihat mereka yang menyerang kami itu sudah tidak ada di tempat bersama mobil yang menunggak itu,”ungkapnya.
Kemudian sekitar pukul 17.00 wib di Baresman Siallagan bersama rekannya mebuata laporan ke POMAL Belawan.
“Pukul sekitar pukul 17. 00 WIB saya berangkat ke kantot Pomal untuk membuat laporan pengaduan dan saya sudah diperiksa sebagai korban dan rekan saya Dedi Suanturi juga sudah diperiksa sebagai korban dan sudah ada bukti laporan dari Pomal Belawan,”jelasnya sambil menunjukan bukti laporan ke POMAL Belawan.
Baresman Siallagan mengatakan bahwa dirinya sudah melakukan visum RS AL Dr. Komang Makes Belawan.
Namun sampai saat ini, belum ada panggilan dan tindak lanjut dari penganduan.
“Saya berharap sebagai WNI yang memiliki hak laporan atas adanya dugaan tindak pidana yang saya alami dapat ditindak lanjuti. Kepada Bapak Presiden RI Bapak Prabowo, Bapak Panglima TNI dan Bapak Kasal serta Pomal Belawan agar menindak para oknum tersebut,”harapnya
Untuk mengatahui tindak lanjut dari laporan koran wartawan harian metro mencoba menakukan konfirmasi kepada Danpomal Belawan Letkol Jatniko Setiabudi melalui pesan singkat namun tidak dibalas
















