METRO,LANGKAT | Suasana hening,pagi itu tanpa lalu lalang kendaraan suasana tampak lengang namun warga mulai bedatangan ke sebuah Lapang kecil dipojok Dusun Sei Mati Desa Alur Gadung Kecamatan Sawit Seberang, Minggu (17/8/2025).
Pagi itupun lapangan mulai dipadati warga,siswa sekolah MTS dan MIS juga PAUD dengan menggunakan pakaian Adat Melayu dengan hikmat ingin mengikuti Upacara itu.
Tak ketinggalan Sedetetan Anak yang menghunakan seragam serba putih yang bertindak sebagai pasukan pengibar Bendera (Paskibra).
Suasana semakin hikmat ketika momen arahanan dari Pembina Upacara yang saat itu disampaikan Oleh Ketua Dwan Pimpinan Daerah Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (DPD Ampi) Langkat Mhd Zaid P Lubis ST,yang akrab disapa Bung Lubis.
Dalam arahan Singkatnya,Negeri ini merdeka Bukan Karena hadiah penjajah tapi sebuah perjuangan panjang yang penuh liku pengorbanan,tapi kemerdekaan itu diraih karena persatuan untuk sebuah tekad “Merdeka”
Dan tugas kita hari ini adalah mengisinya dengan hal positip tanpa pernah meninggalkan Persatuan karena persatuanlah modal utama untuk meraih mimpi mimpi yang akan kita gapai.
Contoh saja hari ini walaupun kita berada disebuah dusun yang terpencil namun persatuan masyarakat disini pulalah yang akhirnya kita bisa mengadakan upacara bendera sama seperti mereka mereka yang ada di kota kota sana.
Kita boleh tinggal dikampung tapi tidak boleh Hidup kampungan kita boleh hidup tertinggal tapi menuntut ilmu harus diutamakan. Maka untuk itu saya berpesan kepada kita semua lanjutkan pendidikan Anak anak kita ini karena dipundak mereka kelak kampung yang tertinggal ini akan maju.
Pun demikian rasa khitmat dan penuh semangat cinta tanah air bukti nyata tetap menyala walau kita hidup jauh didusun yang terpencil ini.
Teruslah jaga persatuan,teruslah memberi yang terbaik untuk negri yang kita cintai ini,jangan Nodai Perjuangan para pahlawan.ungkap Bung Zaid akhiri Arahan Umumnya.
Pantauan dilokasi acara tidak ada seorang pun yang hadir tampak kalangan istimewa dan yang ada hanya kepala dusun para guru guru dan tak ketinggalan banya di isi ibu ibu dan warga sekitar yang memadati lapangan upacara.
Semoga semangat warga dusun ini sebagai bukti bahwa Jiwa Patriotisme masih sangat mengakar dikalangan masyarakat walau hidup didusun tertinggal namun semangat cinta Tanah Air Harga Mati, pada kesempatan berikutnya dusun terpencil ini bisa menjadi Tauladan Warga dusun terpencil lainnya.
Pelatih Paskibra Peĺda Supianto dari Koramil 10 Padang Tualang,Komandan Upacara Wardana,Komandan Regu Paskibra Mahendra Siswa Klas VII MTS Al Jamilah,Penggerek bendera Ayu,Alif dan Aji siswa Klas VI MIS Al Jamilah Alur Gadung.(Rudi)






















