MEDAN – Ketua Komisi III DPRD Kota Medan, Afif Abdillah meminta Pemerintah Kota (Pemko) Medan sebaiknya mengucurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR), untuk meringankan beban para pedagang eks Pasar Aksara.
Menurut politisi dari Partai NasDem Kota Medan ini, dampak kebakaran yang terjadi di masa itu telah membuat banyak pedagang mengalami trauma dan menurunnya kemampuan ekonomi. Ditambah lagi munculnya wabah Covid-19, membuat pedagang semakin terpuruk.
Afif menuturkan berdasarkan informasi yang diperoleh saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) beberapa waktu lalu, masih sekitar 52 persen CSR Pemko Medan yang ada di bank Sumut yang tergunakan hingga saat ini.
“Sehingga, sisa CSR yang belum digunakan dapat dikucurkan membantu para pedagang eks Pasar Aksara. Mereka (eks pedagang Aksara-red) masih memerlukan perhatian dari Pemko Medan untuk bantu meringankan biaya kontribusi para pedagang tersebut,” ujarnya, Rabu (20/7) di gedung DPRD Kota Medan.
Rekomendasi Komisi III DPRD Medan, Pemko Medan alokasikan sebagian Dana CSR Pemko di Bank Sumut untuk bantu pedagang eks Aksara, yang merupakan korban kebakaran Plaza dan Pasar Aksara beberapa tahun lalu.
Selain itu, Komisi III melalui Afif merekomendasikan agar biaya kontribusi penyediaan fasilitas kios di Aksara diturunkan 15 persen dari harga yang telah ditetapkan. Selain itu, diadakan pengundian dalam jangka 10 hari ke depan dan menargetkan 2 bulan sudah bisa peluncuran Pasar Aksara.
“Ini harus berjalan secepatnya. Karena kepentingan lebih besar harus lebih diutamakan. Keputusan rekomendasi ini akan disampaikan ke Pemko Medan, Direksi Bank Sumut, dan Gubernur Sumut,” ujar Afif. (R/do)





















