METRO, Binjai | Menutup tahun 2025, Polres Binjai memaparkan capaian kinerja sekaligus refleksi penegakan hukum selama setahun terakhir. Rilis Akhir Tahun yang dipimpin Kapolres Binjai AKBP Bambang C. Utomo digelar di halaman Mapolres Binjai, Rabu (31/12/2025), sebagai bentuk keterbukaan Polri kepada masyarakat.
Di hadapan awak media, Kapolres mengungkapkan bahwa penanganan narkotika masih menjadi perhatian utama. Sepanjang 2025, tercatat 241 kasus narkoba berhasil diungkap, dengan 232 perkara tuntas dan 342 tersangka diamankan. Angka tersebut turun tipis dibanding tahun sebelumnya.
Tak hanya jumlah kasus, barang bukti yang disita juga cukup besar. Polisi mengamankan 3,4 kilogram sabu, 2 kilogram ganja, serta hampir 2.000 butir ekstasi, yang disebut Kapolres sebagai bukti keseriusan memutus mata rantai peredaran narkoba.
Sementara itu, kejahatan umum dan kecelakaan lalu lintas menunjukkan tren penurunan. Sepanjang 2025, Polres Binjai mencatat 1.660 kasus kejahatan umum, turun dibanding 2024. Kasus laka lantas juga menurun, dengan 244 kejadian, 51 korban meninggal, dan kerugian materi sekitar Rp694 juta.
Untuk menjaga stabilitas keamanan, Polres Binjai sepanjang tahun melaksanakan berbagai operasi kepolisian, mulai dari Operasi Ketupat, Zebra, Antik, hingga Lilin Toba 2025.
“Capaian ini tidak lepas dari kerja keras anggota dan dukungan masyarakat. Ke depan, kami akan terus memperkuat pelayanan, profesionalisme, dan sinergi demi situasi kamtibmas yang kondusif,” ujar AKBP Bambang. (Done)
















