METRO,LANGKAT | Kasus dugaan perbudakan yang dilakukan Bupati Langkat, Terbit Rencana Perangin Angin terharap para pekerja kebun miliknya hingga saat ini terus menjadi sorotan publik.
Bahkan, beberapa dari berbagai aliran mengecam keras kepada pihak kepolisian agar segera mengusut tuntas tentang adanya dugaan perbudakan yang diduga dilakukan oleh Bupati Langkat Nonaktif Terbit Rencana Perangin Angin.
Terkuaknya adanya kerengkeng DJ rumah pribadi Terbit Rencana Perangin Angin berawal dari petugas KPK melakukan penggeledahan di rumah Bupati Langkat Nonaktif Terbit Rencana Perangin Angin.
Beredarnya kabar tersebut, langsung membuat Migrant CARE mengambil tindakan dengan melaporkan ke Komnas HAM.
“Berdasarkan laporan yang diterima Migrant CARE, di lahan belakang rumah Bupati tersebut, ditemukan ada kerangkeng manusia yang dipekerjakan di kebun kelapa sawitnya mengalami eksploitasi,” ucap Ketua Pusat Studi Migrasi Migrant CARE, Anis Hidayah, Minggu (23/1/2022). (HM)




















