METRO,MEDAN | Memiliki banyak uang tentu membuat orang bisa seenaknya berbuat. Bahkan, “hukum pun bisa dibelinya”.
Bukan hanya itu saja, kekuasan yang dimiliki aparat penegak hukum gak ada artinya jika uang sudah bertindak.
Terbukti, beberapa lokasi perjudian yang berada di Kota Medan, Sumatera Utara jarang terdengar bahwa aparat penegak hukum melakukan penggerebekan.
Salah satunya lokasi perjudian ketangkasan di warung Kopi Tiam AMIN yang berada di Jalan Bandar Baru, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Medan Timur tepatnya berada di depan (seberang) RSUD Pirngadi Medan.
Diketahui, lokasi perjudian yang berada di warung kopi Tian AMIN diketahui milik seorang bandar judi terbesar di Medan, Sumatera Utara yang disebut-sebut berinisial AK.
Gak tanggung-tanggung, untuk melancarkan bisnis haramnya, AK dikabarkan sudah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum yang ada di Polda Sumut dan Kodam 1/BB, bahkan AK juga memakai jasa aparat penegak hukum mulai dari pangkat terendah hingga pangkat tertinggi.
Tidak hanya itu saja, kepiawaian AK dalam berbisnis perjudian juga sudah tidak diragukan lagi.
Selain membuka lokasi perjudian secara terang-terangan, lokasi perjudian milik AK juga ada hampir di pelosok desa/kota yang ada di Kota Medan, Sumatera Utara.
Seperti dari pantauan wartawan, Rabu (6/3/2024) sore, lokasi perjudian yang berkedok warung kopi tersebut tak henti-hentinya didatangi pengunjung untuk bermain judi ketangkasan.
Berbagai permainan judi ketangkasan terdapat di sana. Lokasi yang sudah hampir 2 bulan buka sama sekali tidak pernah ditindak oleh aparat penegak hukum Polsek Medan Timur.
Dikabarkan, bos judi AK melalui tangan kanannya sudah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum, sehingga lokasi yang buka 24 jam tersebut aman dari aparat penegak hukum.
“Hebat bos judinya bang, mulai buka sampai sekarang tidak pernah digrebek. Dulu di sini pun sudah pernah dibuka bang, tapi dah lama tutup sejak kasus Sambo,” jelas Erbet (30) warga sekitar.
Bahkan, Kapolsek Medan Timur Kompol Briston Napitupulu saat dikonfirmasi terkait adanya dugaan setoran dari bos judi warung Kopi Tiam AMIN sebesar Rp 40 juta perbulannya enggan membalas pesan WhatsApp yang dilayangkan wartawan. (Lex)

















