METRO,SUMBAR | Rendang adalah masakan khas dari Sumatera Barat dengan cita rasa yang begitu lezat yang diolah dengan memakai campuran berbagai bumbu dan rempah-rempah khas tradisional.
Masakan rendang ini populer di Indonesia bahkan terkenal di seluruh Asia hingga Eropa (dunia).
Selain rasanya yang lezat, aroma rendang pasti akan membuat kita terserang lapar mendadak.
Bahkan, baru-baru ini telah dilaksanakan kegiatan memasak rendang se Dunia yang diselenggarakan oleh Pemprov Sumbar secara virtual.
Untuk memeriahkan sekaligus untuk menobatkan rendang adalah warisan budaya yang terkenal di Ranah Minang, DPW Satria Kita Pancasila Sumatera Barat langsung mendaftarkan diri agar bisa ikut serta dalam pestival memasak rendang sedunia.
Adapun Tim DPW SKP Sumbar yang mengikuti memasak rendang sedunia yakni Bendahara DPW SKP SUMBAR, Norvalinda, Srikandi DPW SKP SUMBAR, Rika Tanjung.
Dalam giat ini langsung dikomandoi oleh ketua DPW Satria kita Pancasila Sumatera Barat, Rudi Rahmat Ginting.
“Kami mengikuti acara memasak rendang sedunia secara virtual di sekretariat DPW satria kita Pancasila Sumatera Barat yang beralamat Jalan Veteran Dalam No 28c kelurahan Padang pasir kecamatan Padang Barat kota Padang” ucap Rudi Ginting, Sabtu (21/8/2021).
Dalam kegiatan memasak rendang se Dunia secara virtual ini juga di hadiri dari perwakilan 5 Benua lainnya dengan tujuan membuat rendang semakin digemari di pelosok Indonesia hingga penjuru dunia.
Keinginan mendaftarkan rendang hingga mendunia disampaikan juga oleh Danlantamal 2 Padang, Laksmana TNI Pertama TNI Hargianto, SE,MM,M.Si, demikian juga dengan ibu Iriana Jokowidodo hal senada di sampaikan agar membawa Popularitas Rendang lebih tinggi dimata dunia.
“Hari ini kita memasak rendang bersama untuk menunjukkan kepada dunia bahwa rendang layak dicintai dan diakui oleh dunia, kita ingin agar rendang dicintai dan tersaji di seluruh dunia”kata ibu Iriana Jokowidodo melalui kegiatan secara virtual.
Dikatakan, rendang makanan terlezat di dunia, rendang tengah diupayakan untuk tercatat pada UNESCO, melalui acara memasak rendang sedunia ini diharapkan diplomasi dengan UNESCO untuk menobatkan rendang sebaiknya warisan budaya yang terkenal di Ranah Minang.
“Rendang ini merupakan khas dari Ranah Minang terbuat dari daging sapi dimasak perlahan sehingga bumbunya meresap dan saat disajikan khas wanginya” ucapnya.
Rudi juga berharap rendang masakan khas sumbar ini juga diakui sebagai warisan/masakan khas dari Indonesia. (*/HM)























