METRO,KARO |Belum usai penanganan kasus dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dialami siswa SMA Negeri 1 Berastagi dan Yayasan Bersama, kejadian serupa kembali dilaporkan terjadi di duga keracunan puluhan siswa SMK Negeri 1 Merdeka, yang di kirim ke RS Amanda.
Kali ini, puluhan siswa SMK Negeri 1 Merdeka, Jalan Hotel/Jalan Pendidikan No. 1, Desa Jaranguda, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo, mengalami sakit perut setelah menyantap menu MBG, Senin (14/9) siang dan sampai saat ini ( selasa) (15/09) hampir 30 an siswa masih di rawat di RS Amanda Berastagi.
Saat tim konfirmasi Kepala SMK Negeri 1 Kabanjahe Mbina Bangun menyampaikan, sebanyak 35 siswa SMK Negeri 1 Merdeka yang menjadi korban dugaan keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) masih menjalani perawatan intensif di RS Amanda Berastagi, pada Selasa (15/9) pagi. Sementara itu, lima siswa lainnya telah menjalani rawat jalan.
Namun, hingga Senin (14/9) malam, jumlah siswa yang mengalami keluhan kesehatan terus bertambah.
Rata-rata korban mengeluhkan gatal-gatal yang disertai sakit perut. Keluhan tersebut muncul tidak lama setelah para siswa menyantap menu MBG berupa ikan nila sambal. Hingga berita ini diturunkan, para siswa yang masih menjalani rawat inap mendapat perawatan di RS Amanda Berastagi.
Melihat dugaan keracunan MBG ( Makanan Bergizi Gratis) di karo yang bertambah maka Ketua Partai Perindo Kabupaten Karo Romanus Ginting
( Anggota DPRD/ Ketua BKD Kab Karo) Sekretaris Irwan Sembiring, Bendehara, Erwin Milala, menyampaikan, kita turut prihatin dengan kejadian ini, belum tuntas pemulihan dan kompensasi korban keracunan yang pertama yakni siswa – siswi sekolah SMA N 1 Berastagi dan Yayasan Bersama Berastagi semalam dapat kabar puluhan siswa dati SMK N 1 Merdeka masuk RS Amanda Berastagi lagi sampai saat ini selasa ( 15/09) data yang kami dapat sekitar 35 siswa ujarnya.
Maka dari itu melihat kurangnya armada angkutan untuk korban dugaan keracunan dan mengurangi beban keluarga korban dan masyarakat kami pengurus Partai Perindo Kabupaten Karo menimbang dan menyediakan ambulance gratis untuk korban MBG sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran kami di tengah tengah masyarakat Karo ujarnya.
Selaku Bendehara Erwin Menambahkan, melihat bertambahnya korban diduga karena keracunan makanan MBG Ambulance ini di berikan kepada korban MBG yang baru tragedi, maupun korban yang masa pemulihan di tragedi yang pertama.
Soalnya kami melihat pasien bolak – balek terus masuk ke rumah sakit. Kita keluarga besar Partai dapat merasakan penderitaan orang tua dan siswa. Karena status korban berbeda beda ada yang sudah yatim atau tinggal ngekos di tempat sekolah, ada yang tidak punya kendaraan, jadi kalau berkenan bisa hubungi ke nomor ini WA +62 821-6100-1121, +62 858-3348-7177, maka kami akan segera jemput dan antar ujar Erwin Mewakili Pengurus Perindo Kabupaten Karo.
(H.K)













