METRO,LABUHAN | Tokoh Pemuda Kecamatan Medan Labuhan Ganda Putra Simbolon sangat menyesalkan seratusan geng motor (Gemot) menyerang rumah kediamannya di Kelurahan Pekan Labuhan (Sei Mati) Kecamatan Medan Labuhan,Kota Medan selama dua hari berturut-turut baik tengah malam dan subuh mulai, Jumat (24/7/2026) hingga Sabtu subuh.
Menurut Ganda kepada awak media saat dikonfirmasi terkait kejadian yang menimpa rumahnya dan rumah warga, Jumat (24/7/2026) mengatakan bahwa penyebab kejadian itu tidak diketahuinya.
Tiba-tiba Gemot menyerang rumahnya, menghancurkan bagian depan dan merusak rumah dan kenderaan warga seputarannya menggunakan batu.
Diperkirakan sebanyak seratusan orang Gemot diperkirakan lima kelompok datang menyerang membawa senjata panah, klewang dan senjata tajam lainnya.
Saksi mata, seorang ibu bernama Pesta Pandiangan (72) warga setempat mengatakan ratusan orang tersebut kejadian datang menyerang dengan cara membabi buta, melemparkan batu ke rumah warga dan kenderaan yang terparkir di halaman sehingga mengalami kerusakan yang parah.
Kejadian Sabtu (18/7/2026/) subuh saat Gemot menyerang ke rumah-rumah warga mendapat perlawanan dari warga setempat yang marah karena sangat mengganggu ketertiban masyarakat setempat.
warga setempat mengatakan semua penyerang yang datang bukan warga setempat tetapi warga dari Griya Martubung 1, warga Marelan,warga Mabar, wardga Simpang Dobi.
Sementara itu, seorang ibu mengadu ke Poldasu akibat anaknya tewas bentrok warga versus Gemot itu, jelas tidak ada yang tewas saat kejadian terjadi subuh itu.
Kalaupun ada yang tewas diduga tidak saat kejadian bentrok, kata warga.
Menurut warga lagi, korban tewas itu merupakan anggota Gemot, diduga malam kejadian korban ikut serta melakukan penyerangan ke rumah-rumah warga Sei Mati.
Ganda Simbolon, sudah mengadukan ke Poldasu dan ke Polres Pelabuhan Belawan, dan Polsek Medan Labuhan,Ganda mengatakan tidak ada perselisihan dengan organisasi kepemudaan di Kecamatan Medan Labuhan sebagai penyebab penyerangan itu,katanya.
Dari informasi yang dihimpun dua bulan lalu ada menyampaikan pernyataan dikalangan organisasi kepemudaan di kantor Camat Medan Labuhan supaya gigih memberantas narkotika di wilayah kerja masing- masing.
Diduga ada yang tersinggung bandar narkotika sehingga berbuat nekad menyerang.
Jelas ada kaitannya seratusan Gemot itu awalnya berkumpul di rumah bandar narkotika sebelum melakukan penyerangan, jelas Ganda.
Warga mengharapkan supaya kepolisian melakukan pengamanan terhadap warga yang diserang dan terkait pengaduan Ganda Simbolon diminta diproses dan pelaku penyerangan ditangkap sehing Kamtibmas kondusif, pinta warga.(Lubis)















