METRO,SIANTAR | Bagus Sansoto alias Baguk, warga Kelurahan Pematang Bandar, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, babak belur dihajar massa.
Pria 32 tahun tersebut menjadi bulan-bulanan masyarakat setelah tertangkap basah menjambret di Jalan Medan, tepatnya di dekat gudang Sampoerna, Kelurahan Pondok Sayur, Kecamatan Siantar Martoba, Sabtu (29/4/2023) sore.
Aksi penjambretan itu bermula ketika korban Sri Nanda Yani (23), warga Jalan Melati, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun, melintas di lokasi kejadian dengan mengendarai sepeda motor.
Lalu, Bagus dan temannya Eko Sinaga memepet sepeda motor korban. Dan tiba-tiba, Bagus menjambret handphone merk Vivo dan dompet milik korban.
Melihat itu, korban seketika berteriak. Sementar, kedua pelaku tancap gas melarikan diri.
Namun, tak jauh dari lokasi kejadian, sepeda motor yang dikendarai kedua pelaku terjatuh. Masyarakat yang menyaksikan kejadian itu langsung berdatangan dan mengamankan Bagus.
Berbeda dengan Bagus, Eko berhasil melarikan diri. Warga pun melampiaskan emosinya dengan menghajar Bagus. Akibatnya, Bagus mengalami luka-luka di wajahnya.
Setelah itu, Bagus dibawa ke Mapolsek Siantar Martoba untuk diproses hukum lebih lanjut.
Kapolsek Siantar Martoba Iptu Riswan membenarkan adanya kejadian tersebut.
“Pelaku Bagus Sansoto alias Baguk sudah ditahan,” kata Riswan.
Riswan menambahkan, saat ini, pelaku Eko Sinaga sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).(zeg)

















