METRO,ASAHAN | Hampir Dua Tahun Kasus Penganiayaan dan pengeroyokan yang di alami Safaruddin(58) Warga jalan Gargaji Lingkungan 1 Sidodi Kabupaten Asahan Terkesan Lamban dan kurang serius di tangani Polsek Kota Kisaran Timur Polres Asahan.Kamis (29/01/26).
“Dari tahun 2024 sampai sekarang tidak ada perkembangan, padahal saksi-saksi sudah diperiksa bang. Bahkan bukti vidio pelaku juga sudah kami serahkan. Tapi, sampai sekarang pelaku juga belum ditangkap. Ada apa sama Polsek Kota Kisaran Timur ini ” keluh korban.
“Apa karena saya masyarakat tidak mampu makanya laporan saya diabaikan begitu saja,” ungkap korban dengan nada kecewa.
Sementara, Rumianto yang merupakan saksi kunci dalam kejadian tersebut juga mengatakan bahwa dirinya bersama korban sudah berulang kali menanyakan kasus perkembangan tersebut kepenyidik.
“Penyidik kalau saya tanya (WhatsApp) tidak balas bang. Kemarin saya tanya sama Kanit katanya kasusnya masih dalam proses. Jika dalam beberapa hari ini tidak ada juga perkembangan, kami akan membuat Dumas ke Pak Prabowo, Komisi III, Kapolri, Kapolda Sumut sama Kabid Propam,” jelasnya.
Sementara, Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani SH. SIK. MH saat diberitahukan Wartawan Tentang Kasus Penganiyaan yang dialami Safaruddin warga Jalan Gargaji Sidodadi 1 yang hampir 2 tahun yang terkesan Lamban mengatakan singkat”Trims info, kami cek,” jawab Kapolres. (heri)















