METRO,MEDAN DELI | Sebelumnya pengudangan parkir truk luar kota milik seorang pengusaha tionghoa dan saat ini disunglap menjadi gudang penimbun dan pengoplos Bahan Bakar Minyak bio solar (BBM) yang berada di jalan Aluminium Raya I Lingkungan VI Kelurahan Tanjung Mulia Kecamatan Medan Del baru berapa bulan beroperasi tidak tersentuh pihat terkait,Rabu(02-09-2026).
Para pengusaha Pengepul BBM jenis bio solar campur konden yang di duga Ilegal sungguh sangat nyaman dalam menjalankan bisnisnya tanpa harus memiliki izin usaha dan juga tidak terbebani pajak maupun verifikasi dari pihak Pertamina Patra Niaga.
Dalam hal pengelolaan dan juga usaha Bahan Bakar Minyak dan Gas Bumi Badan pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menggandeng Kepolisian RI khususnya Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) dan jajarannya sebagai badan pengawasan terhadap penyalah gunaan Migas.
Namun para pengusaha BBM nakal berupaya dan mencari jalan pintas agar usahanya mendapatkan keuntungan yang besar yang di duga memberi upeti kepada pihak terkait yang nakal untuk membekingi usahanya.
Oleh sebab itu, diminta kepada kepolisian khususnya Kapolda Sumut Irjen Pol Wisnu Hermawan Febrianto yang terkenal tegas agar segera merazia gudang BBM tanpa plank nama perusahaan di Jalan Aluminium Raya tersebut yang sudah sangat meresahkan warga sekitar.
Kabarnya gudang ini dikelolah pemain lama dan berpindah-pindah tempat disebut- sebut berinisial RE namun belakang diketahui ada berapa Mafia BBM digudang ini kongsi dan sering masuk truk tangki biru putih kencing setiap malam hari mulai dari pukul 20.00 Wib.
Awak media ini ketika datang kelokasi salah seorang ibu rumah tangga enggan memberitahu inisialnya berbadan tambun mengatakan kami warga disini merasa resah akibat keberadaan gudang tersebut karena bisa mengancam keselamatan jiwa kami. kami khawatir bila terjadi kebakaran,kayak yang ada terbakar cetusnya dengan cemas.
Keresahan kami warga disini aroma menyengat BBM dari dalam gudang tercium keluar dan sangat mengkhawatirkan warga di sekitar gudang sampai sesak napas lah pak.
“Kami berharap kepada pihak kepolisian Polres Pelabuhan Belawan segera bertindak dan menangkap pengusahanya,” harap warga yang ketakutan.
Saat ini aktivitas di gudang tersebut masih tetap berlangsung. Pengangkutan BBM jenis solar tangki putih biru menjadi pusat perhatian masyarakat yang sedang melintas di Jalan Aluminium Raya kecamatan Medan Deli tersebut,kadang mengakibatkan macet karena selalu masuk mobil langsirnya kedalam gudang.
Hal ini harus menjadi perhatian penegak hukum kepolisian Poldasu,Polres Pelabuhan Belawan jajaran Polsek Labuhan.
Kapolsek Medan Labuhan Kompol D.Raja Napitupulu Sik dikomfirmasi melaui telpon selulernya terkait aktifitas gudang BBM dan keresahan warga enggan memberikan komentar.(Lubis)













