METRO,SUNGGAL | Isu yang beredar bahwa bandar narkoba di Gang Pantai Kampung Lalang, Sunggal sudah berkoordinasi sama petinggi Polri tampaknya benar adanya.
Sebab, aktifitas peredaran narkoba di Gang Pantai Kampung Lalang, Medan Sunggal hingga saat ini masih berjalan lancar. Bukan hanya itu, mereka juga menjual narkoba secara terang terangan.
Mulai dari paket ketengan (eceran) hingga kiloan, semuanya ada di dalamnya. Selain itu, para pengedar di sana juga menyediakan jasa (tempat) untuk mengkonsumsi narkoba yang dibandrol mulai dari 5000 hingga 10 ribu.
Peredaran narkoba di Gang Pantai Kampung Lalang sudah menjadi rutinitas atau kebutuhan bagi masyarakat di sana. Sehingga, aktifitas peredaran narkoba seolah sudah menjadikan pencarian nafkah mereka sehari-hari.
Hal tersebut juga diakui oleh salah satu warga di sana berinisial AR. Ia mengaku, setiap hari bisa mendapat upah 200 hingga 500 ribu perharinya dari penjualan narkoba.
“Mulai dari masuk gang sampai ujung sungai, hampir semuanya warga di sini jualan bang. Kalau masalah konsumen setiap hari ada aja. Mereka jarang bawa keluar karena takut ditangkap, lebih sering mereka pakai di dalam. Kan di sini juga disediakan tempat,” kata AR kepada wartawan, Sabtu (15/10/2022).
Namun, saat disinggung apakah lokasi tersebut sering dilakukan penggerebekan? AR mengatakan, sehari sebelum dilakukan penggerebekan oleh petugas, dirinya bersama yang lain sudah mengetahui hal tersebut. Dengan kata lain, penggerebekan yang dilakukan petugas hanya pencitraan saja.
“Kalau mau digrebek kami sudah tau bang, makanya jarang ada yang diamankan kalau digrebek. Paling mereka cuma dapat bong sama plastik klip saja. Karena kami sudah mengetahui duluan bang. Yang jelas, bos itu sudah koordinasi sama polisi,” jelas AR.
Untuk diketahui, kampung narkoba Gang Pantai Kampung Lalang ini hanya berjarak kurang lebih 3 kilo saja dari Polsek Sunggal.
Sementara, sang bandar berinisial OY merupakan warga Jalan Tanjung Gusta Medan. Baik dari Polsek Sunggal, Polrestabes Medan dan hingga Polda Sumut, seolah bungkam saat mendengar kampung narkoba Gang Pante Kampung Lalang.
Mereka solah ciut (tak bernyali) untuk menggerebek kampung narkoba Gang Pantai Kampung Lalang.
Kuat dugaan, mulai tingkat Panit, Kanit, Kapolsek, Kasat hingga Kapolres, sang bandar narkoba Gang Pante sudah koordinasi mereka dengan memberikan iming-iming rupiah.
Rusdi (45) warga Pinang Baris mengatakan, penggerebekan kampung narkoba yang ada di Gang Pantai, Kepung Lalang terakhir kali pada bulan Agustus 2022 lalu.
Namun, dalam penggerebekan itu, para pengedar dan bandarnya tidak berhasil diamankan.
“Terakhir kali penggerebekan bulan Agustus bang, itu pun yang diamankan cuma pemakai saja bang. Mungkin mereka hanya “tumbal” dari sang bandar saja bang. (Jn)




















