METRO,SIANTAR | Komunitas wartawan Tim Cobra Polres Pematang Siantar, melakukan perayaan HUT ke-3.Kumpulan Jurnalis yang berasal dari berbagai media Online maupun Cetak yang ada di Kota Pematang Siatar.
Dalam puncak perayaan HUT Ke-3 Tahun ini, Tim Cobra mengadakan makan bersama ODGJ ke Yayasan Sinar Harapan Kasih Bapa, yang beralamat di Jalan PU Pengairan, Kelurahan Simarimbun, Kecamatan Siantar Marihat Kota Pematang Siatar, Jumat (26/5/23) siang.
Dalam kesempatan itu, Ketua Tim Martahan Sitanggang mengatakan kegiatan ini merupakan ucapan syukur atas nikmat Tuhan yang telah di terima hingga saat ini.
“Kami dari Tim Cobra datang dan berkunjung disini sebagai ucapan syukur atas kebaikan Tuhan. Kita ini semua sama,” kata Martahan.
“Jadi untuk kawan-kawan yang ada di sini, kita semua ini sama. Kami juga tahu bahwa teman-teman semua tidak menginginkan hal seperti ini, untuk itu kami juga berdoa supaya teman-teman semua segera pulih dan bisa beraktivitas seperti biasanya,” ungkapanya.
“Untuk bapak Pdt Maidan Panjaitan, selaku pembina, bapak luar biasa. Untuk mengurus mereka ini semua tentu itu bukan lah hal yang mudah, tentu bapak mengorbankan materi, waktu dan tenaga. Untuk itu, kami berdoa supaya bapak sehat selalu dan diberikan kesehatan oleh Tuhan,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Pdt Maidan Panjaitan selaku pembina Yayasan, mengucapkan terimakasih atas kedatangan Tim Cobra Polres Pematang Siantar yang sudah berbagi rezeki.
“Kami ucapkan terima kasih untuk bapak-bapak sekalian, semoga Bapak-bapak diberikan kesehatan, ketuaan dan rejeki yang berlimpah,” harap Maidan dalam kata sambutannya.
Terpisah, Toharik selaku perwakilan Komunitas Ibu Bapak Sosial, mengatakan pihaknya telah memberikan bantuan berupa pembangunan Jembatan dan membangun gedung baru tempat tinggal yayasan tersebut.
“Saya berharap semoga dengan adanya bantuan tersebut, Yayasan Sinar Harapan Bapa, Kedepannya lebih baik lagi dan bisa memberikan yang terbaik,” pungkas Toharik.
Janji Pdt Maidan Panjaitan Sth Kepada Tuhan Setelah Disembuhkan Penyakitnya
Yayasan Sinar Harapan Kasih Bapa, yang beralamat di Jalan PU Pengairan, Kelurahan Simarimbun, Kecamatan Siantar Marihat, yayasan yang dikhususkan untuk menampung Orang Dalam Ganggu Jiwa (ODGJ), hingga kini telah menampung sebanyak 16 orang.
Pendiri Yayasan, Pdt Maidan Panjaitan Sth, menyebut awal berdirinya rehabilitasi tersebut di dasari oleh kisah hidupnya sejak 26 tahun silam.
“Awalnya dulunya saya sakit selama lima tahun. Bahkan saya sudah mau mati, sudah berobat ke mana-mana namun tidak sembuh. Mulai dari berobat medis, berobat kampung namun tidak kunjung sembuh,” kisah Pdt Maidan
Saat alami sakit keras itu lah Pdt Maidin merasa terpanggil, dan pada saat itu juga ia menyuguhkan janji untuk mengikuti tuhan. Jadi saya berjanji dan berdoa kepada Tuhan untuk jadi hambanya, beberapa lama kemudian saya mulai sembuh, tungkas pria yang sering di sapa pak Lukas ini.
Sehabis sembuh dari sakit, awalnya Pdt Maidan mulai membagikan makanan di Jalanan.
“Pada tahun 97 awalnya saya bertemu ODGJ di depan Polres Siantar yang sekarang ini. Begitu saya liat, yang bersangkutan terlihat kedinginan, langsung saya buka jaket saya dan saya tutupi dia. Lalu saya kasi makan, sehabis dari situ saya berdoa dalam hati, semoga ada orang yang menolong,” kisahnya.
Tidak berapa lama setelah itu, ada bisikan mengatakan “Kaulah Yang Menolong Mereka”. Semenjak dari situ saya mulai bagi-bagi makanan, tambah nya.
Hingga pada tahun 2010 Yayasan Sinar Harapan Kasih Bapa terbentuk. Dari situlah, Pdt Maidan Panjaitan mulai memungut ODGJ dari Jalanan untuk dibawa ke tempat yang sudah di sediakan.
“Saya pungut mereka dari jalanan, kita bawa kemari, lalu dibersihkan, kasi makan dan pakaian yang layak. Bahkan ada beberapa dari mereka itu sudah mau mati di Jalan, jika tidak di bawa kemari,” ceritanya.
Untuk biaya sehari-hari kata Pdt Maidan dia hanya berharap dari pertolongan Tuhan. “Kalua uang saya tidak ada. Saya hanya mengandalkan kekuatan dari Tuhan, meskipun demikian masih banyak orang yang datang dan peduli untuk memberikan bantuan,” terangnya.
Pdt Maidan mengaku pernah alami luka yang cukup serius di bagian lengan atasnya. Dimana ODGJ yang sedang di binanya melakukan perlawanan dan menggigit nya sebanyak dua kali.
Disingung apakah dirinya pernah mendapat bantuan dari Pemerintah Daerah, Pdt Maidan mengaku belum pernah menerima nya. “Saya juga belum pernah mengurus kesana,” tambahnya.(zeg)






















