METRO,LABURA | Sebanyak kurang lebih 14 rumah yang berada di Desa Simandulang, Kecamatan Kualuh Leidong, Kab. Labuhanbatu Utara, Selasa (10/1/2023) malam terbakar.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, kerugian ditaksirkan mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah.
Belum diketahui pasti penyebab terjadinya kebakaran. Namun, dugaan sementara, asal api berasal dari hubungan arus pendek listrik dari salah satu rumah korban.
Warga yang melihat kejadian itu, awalnya sempat berusaha memadamkan dengan alat seadanya.
Sayangnya usaha warga tidak membuahkan hasil. Hal tersebut dikarenakan bahan bangunan yang mudah terbakar dengan cepat melahap sebagian rumah warga lainnya.
Pantauwan di lokasi, terlihat warga berusaha menyelamatkan harta benda mereka yang masih bisa diselamatkan.
Kejadian itu pun dilaporkan ke warga ke pihak kepolisian diteruskan dengan melaporkan ke Pemadam Kebakaran Pemkab Labuhanbatu Utara.
Api akhirnya berhasil dipadamkan, setelah petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.
Sementara, menurut keterangan beberapa aksi, asal api bermula dari dapur rumah milik Dewi (23).
“Saya pas lagi duduk-duduk di depan rumah, tiba-tiba saya melihat api keluar dari dapur rumah Dewi, terus saya berteriak dan memberitahukan kepada warga lainnya,” kata Melur Br Ritonga.
Sementara, Kapolsek Kualuh Hilir AKP Krisnat SE,MH membenarkan atas peristiwa kebakaran tersebut.
“Untuk penyebab kebakarannya masih kita selidiki. Tapi, dari keterangan beberapa saksi, asal api bermula dari dapur milik seorang warga yang bernama Dewi,” ucap Krisnat.
Krisnat menambahkan, untuk rumah yang terbakar ada sebanyak 14 unit rumah, 2 unit rumah dilakukan pembongkaran guna mengantisipasi menjalarnya kobaran api ke rumah yang lain.
“2 unit rumah terpaksa kita bongkar untuk mencegah api merembet ketempat yang lain. Semua rumah rata-rata dihuni nelayan. Untuk korban jiwa tidak ada, kalau kerugian ditaksirkan puluhan hingga ratusan juta,” bebernya. (Heri)




















