METRO,KARO | Polsek Munte memfasilitasi mediasi dan perdamaian terkait tawuran antarremaja dari Desa Kineppen dan Desa Bandar Meriah, Kecamatan Munte, Kabupaten Karo. Mediasi dilaksanakan di Aula Polsek Munte pada Minggu(16/8/2026) dini hari.
Mediasi yang dimulai sekitar pukul 01.30 WIB tersebut dihadiri Kapolsek Munte AKP D. Tambunan, S.H., M.H., personel Lingkaber Polres Karo, Kanit Intel Aiptu P. Panjaitan, Kanit Sabhara Aiptu V. Tarigan, Kepala Desa Bandar Meriah Budi Baik Tarigan, Kepala Desa Kineppen Arjuna Sitepu bersama perangkat desa, perwakilan orang tua serta para remaja dan pelajar dari kedua desa.
Peristiwa tawuran sebelumnya terjadi pada Sabtu(15/8/2026) sekitar pukul 10.30 WIB di Desa Kineppen. Tawuran melibatkan remaja dari Desa Bandar Meriah dan Desa Kineppen yang diduga dipicu kesalahpahaman. Personel Polsek Munte bersama pemerintah desa dan dibantu personel Lingkaber Polres Karo langsung melakukan upaya pembubaran serta meredam situasi hingga kondisi kembali kondusif.
Setelah dilakukan mediasi, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan permasalahan secara damai. Masing-masing pihak saling meminta maaf dan mengakui kesalahan, serta berkomitmen untuk tidak mengulangi kembali aksi pertikaian antarremaja.
Kapolsek Munte AKP D. Tambunan, S.H., M.H., mengatakan bahwa perdamaian tersebut diharapkan menjadi momentum bagi para remaja untuk menyelesaikan setiap permasalahan secara bijak dan tidak mudah terprovokasi.
“Kami mengingatkan para remaja agar tidak mengulangi tawuran dan bersama-sama menjaga keamanan serta ketertiban. Kami juga mengharapkan peran aktif orang tua untuk lebih memperhatikan pergaulan anak-anak agar tidak terlibat dalam aksi yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” ujar AKP D. Tambunan.
Polsek Munte bersama pemerintah desa juga mengajak kedua kelompok remaja untuk menjaga hubungan baik dan tidak melakukan tindakan yang dapat kembali memicu pertikaian. Apabila terjadi permasalahan, masyarakat diimbau segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian maupun pemerintah desa.
Seluruh rangkaian mediasi dan perdamaian selesai sekitar pukul 03.30 WIB. Kegiatan berlangsung aman dan situasi di kedua desa tetap kondusif.
(Henderi.Karo-karo)














