METRO,KARO | Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Karo, Ny. Roswhita Antonius Ginting, melakukan kunjungan kerja dalam rangka pembinaan Desa Percontohan PKK Kategori Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR) di Desa Rumah Berastagi. Kegiatan yang dipusatkan di Losd Desa Ujung Aji, Selasa (21/04/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis Pemerintah Kabupaten Karo dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini.
Dalam arahannya, Ny. Roswhita Antonius Ginting menekankan bahwa pola asuh yang tepat di lingkungan keluarga adalah fondasi utama untuk mencegah berbagai permasalahan sosial, mulai dari kenakalan remaja hingga penyalahgunaan narkoba.
“Pola asuh anak dan remaja dengan penuh cinta dan kasih sayang bukan sekadar slogan, melainkan tindakan nyata. Kita ingin memastikan anak-anak di Desa Rumah Berastagi tumbuh dalam lingkungan yang mendukung perkembangan mental dan karakter mereka agar menjadi generasi yang tangguh dan beretika,” ujar Ny. Roswhita Antonius Ginting.
Kegiatan pembinaan ini tidak hanya melibatkan kader PKK, tetapi juga didukung oleh berbagai instansi terkait guna memberikan edukasi yang komprehensif bagi warga desa. Hadir dalam kegiatan ini antara lain:
Camat Berastagi beserta jajaran, Perwakilan Bakesbangpol (Badan Kesatuan Bangsa dan Politik), Perwakilan DP3AP2KB (Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana), Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Karo, Kepala Desa Rumah Berastagi serta para tokoh masyarakat setempat.
Pembinaan difokuskan pada penguatan peran orang tua dalam mengawasi penggunaan teknologi oleh anak, pentingnya literasi melalui dukungan Dinas Perpustakaan, serta pemahaman wawasan kebangsaan dari Bakesbangpol. Selain itu, DP3AP2KB memberikan pendampingan terkait perlindungan hak anak dan pencegahan kekerasan dalam rumah tangga.
Ketua TP PKK berharap melalui program desa percontohan ini, Desa Rumah Berastagi dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Karo dalam mengimplementasikan 10 Program Pokok PKK, khususnya pada kelompok kerja (Pokja) I yang membidangi PAAR.
Acara ditutup dengan sesi dialog interaktif antara warga desa dengan tim pembina kabupaten, di mana masyarakat antusias berkonsultasi mengenai tantangan pola asuh di era digital saat ini.
(Henderi Karo-karo)














