METRO,SIMALUNGUN | Kecelakaan maut antara Xpander dan kereta api yang nyaris merenggut nyawa terjadi diperlintasan tanpa palang pintu Jalan Jengkol Doyong, Kelurahan Sinaksak, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun, Sabtu (7/3/2026) sore.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.20 WIB di perlintasan liar Km 40+000 jalur rel Stasiun Dolok Merangir–Stasiun Siantar.
Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba menjelaskan, mobil Mitsubishi Xpander warna hitam datang dari arah Jalan Karya dan melintasi perlintasan kereta api yang tidak dilengkapi palang pengaman. Pada saat bersamaan, melintas kereta api barang KLB V1/10802 dari arah Medan.
“Gerbong bagian belakang kereta api menyenggol bagian depan mobil sehingga kendaraan berputar dan menghantam bagian belakang gerbong,” ucap Verry.
Benturan tersebut mengakibatkan mobil mengalami kerusakan cukup parah pada bagian depan dan belakang. Sementara kedua korban mengalami luka serta trauma, namun masih dalam kondisi sadar.
Petugas yang tiba di lokasi langsung mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Murni Teguh Horas Insani untuk mendapatkan penanganan medis.
Adapun korban yang dilarikan ke rumah yakni Friska Siagian, warga Perumahan Intisari, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan. Di dalam kendaraan juga terdapat penumpang Pebri Ester Jelita Dohare, warga Kelurahan Parhorasan Nauli, Kecamatan Siantar Marihat, Kota Pematangsiantar. (hm)
















