METRO,SUNGGAL | Warga dan para petani Desa Serba Jadi Kecamatan Sunggal datangi pabrik penggilingan brondolan inti kelapa sawit di Desa Sei Semayang warga dan para petani yang sampai ke lokasi pabrik mencium aroma bauk tidak sedap seperti bau kotoran manusia, kata warga dan para petani yang sedang berdemo ke pabrik penggilingan brondolan inti kelapa sawit yang membuang limbah sisa penggilingan minyak brondolan inti kelapa sawit ke lokasi Daerah Irigasi pertanian Desa serba Jadi, Hari Rabu (26/7/2023)
Kedatangan warga ke lokasi pabrik penggilingan brondolan Inti kelapa sawit. sebelum berdirinya pabrik penggilingan brondolan inti Sawit yang diduga kuat milik Dedi mencemari aliran sungai Daerah Irigasi persawahan warga dan para petani hingga mencemari lahan pertanian masuk ke lahan irigasi Desa Serba Jadi.
“ Kami warga dan petani mau minta pertanggung jawaban akibat limbah air pabrik penggilingan brondolan Inti kelapa sawit sawah kami petani dicemari air kelapa sawit dan apabila tidak ada tanggapan dari pemilik pabrik penggilingan brondolan Inti kelapa sawit kami warga dan para petani dan Kepala Desa Serbajadi menuntut perusahaan karena membuang limbah sembarang ke sungai. Akibat dari limbah tersebut, ikan-ikan mabuk dan pangsan mengakibatkan ikan mati dan lahan pertanian padi daunnya merah semua dan mulai rusak akibat daerah irigasi sungai tercemar,” kata sala satu warga kepada Wartawan.

Beberapa warga sempat menceritakan bahwa perusahaan berjanji tidak akan mengulangi perbuatanya untuk tidak membuang limbah penggilingan inti kelapa sawit ke daerah irigasi sungai, namun hal itu masih dilakukan oleh perusahaan hingga menimbulkan kemarahan kepala Desa Serbajadi Marlon Purba dan warga saat meninjau lahan irigasi yang masi saja dicemar limbah kelapa sawit tersebut
“Di Lokasi lahan pertanian dan Irigasi persawahan yang dicemari pabrik penggilingan brondolan inti kelapa sawit bukan sekali ini aja bang. kemarin perusahaan ini juga pernah buang Limbah ke sungai hingga mengaliri lahan irigasi Desa Serba Jadi, sehingga warga masyarakat Demo dan mendatangi pabrik penggilingan brondolan inti kelapa sawit,” ujar Kepala Desa.
Marlon juga menambahkan bahwa saat itu, perusahaan juga pernah melakukan mediasi dengan warga yang dihadiri oleh Kepala – kepala Dusun dan pemilik perusahaan. Namun hanya janji tinggal janji dan akhirnya limbah itu di buang lagi ke daerah irigasi sungai yang mengalir ke persawahan Warga dan para petani yang air limbahnya hitam sangat bauk, aromanya Bauk seperti kotoran manusia yang mengakibatkan adanya ikan mabok dan mati kata kades menantang dan berang kepada pemilik pabrik penggilingan brondolan Inti kelapa sawit Dedi dan rombongan dari pabrik dan agar di ingat, kemarin sudah proses mediasi bang.tapi hanya janji janji saja dan ini dibuang lagi oleh perusahaan” kata Kades sangat Brang
Terpisah saat Wartawan konfirmasi dengan Kepala Desa Sei Semayang, Melalui Sekdes, Bowo mengatakan bahkan membenarkan bahwa bangunan pengelolaan inti kelapa sawit tersebut berdiri di lokasi arealnya tanah milik Eks PTPN II.
“Kalau tidak salah Itu memang tanah eks PTPN II bang.gimana mau membuat izin perusahaannya. Memang ada dari perusahaan minta dibuatkan Silang Sengketanya (SS), tapi kami tidak berani bang” Ujar Bowo yang dikonfirmasi wartawan di ruangannya beberapa hari lalu.
Sementara, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Ir. Artini Sinteria Marpaung mengatakan dalam waktu dekat ini tim kita dari DLH Deli Serdang turun ke Lokasi bersama anggota dan saya bersama Satpol PP Deli Serdang akan turun ke lokasi Pabrik. (M. P. Simanjuntak)




















