METRO,LABURA | Puluhan pekerja migran indonesia (PMI) ilegal pulang melalui jalur tikus yang berada di Dusun Jatuhan Golok Pintu Air Desa Simandulang Kecamatan Kualuh Leidong, Kabupaten Labuhanbatu utara, Jumat (26/09/2025).
Menurut keterangan warga, sedikitnya sekitar 40 PMI ilegal dilangsir menuju arah Tanjung Balai.
“Sekitar 40 orang ada bang, mereka kerja di Malaysia. Mulai dari subuh tadi mereka sudah di langsir dari tengah laut bang menggunakan sanpam. Yang saya tau, setelah mereka ke sampai di Tangkahan mereka akan kembali dilangsir pakai RBT menuju Tanjungbalai,” kata warga.
“Aku heran kok gak ada petugas mengetahui kalau para PMI ilegal ini masuk melalu Tangkahan ini.M,” ucapnya.
Hal yang sama juga dikatakan warga sekitar Pintu Air Desa Simandulang, para PMI ilegal itu dipulanglan melalui jalur Pintu Air Desa Simandulang.
“Terlambat abang datang, mereka sudah dilangsir menggunakan RBT. Bulan ini paling banyak, dalam 1 bulan ini udah 5 atau 6 kali mereka masuk bang,” terang warga.
Warga juga menjelaskan, 3 hari yang lalu, mereka juga masuk dam dilangsir melalui mobil pribadi dan Col Diesel.
“Aku yakin pemainnya sudah mengetahui selak beluk desa ini, sehingga mereka seluasa disini menggunakan jalur tikus memulangkan PMI ilegal dari Malaysia tanpa diketahui petugas,” kata warga lagi.
“Kami takutnya, kapal yang mengangkut mereka juga membawa narkoba bang. Soalnya pernah kejadian, kapal yang membawa PMI ilegal kedapatan membawa 15 kilo sabu,” beber warga.
Tidak sampai disitu, awak media bersama petugas dari Pol Air Pos Unit Tanjung Leidong curiga jika beberapa warga di Pintu Air Desa Simandulang sudah di kondisikan oleh para penyalur TKI ilegal.
Pasalnya, sebagian warga terlihat tidak memperdulikan saat petugas meminta beberapa keterangan dari warga. (Heri)
















