METRO,BINJAI | Mahasiswa Peduli Binjai melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Dinas Perhubungan Kota Binjai, Jumat (17/2/2023).
Dengan membawa spanduk yang bertulisan “Usut Mafia Parkir”, massa meminta agar Kepala Kejaksaan Negri ( Kajari ) Binjai, Jufri Nasution, SH,MH segera mengusut dugaan dana korupsi aliran dana Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Binjai yang dinilai cukup fantastik.
Dugaan korupsi yang dilakukan pihak Dinas Perhubungan Kota Binjai bernilai miliaran rupiah setiap bulannya.
Menurut massa, ada beberapa lokasi parkir di kota Binjai yang perharinya mencapai jutaan rupiah, seperti di sekitar lapangan Merdeka Binjai, Jalan T.Amir Hamzah simpang Kebun Lada Binjai, Jalan Sutomo, dan Jalan Jamin Ginting dan sejumlah jalan lainnya.
Kordinator massa, M.Rafli Nasution dalam aksinya tersebut, tentunya perlu didukung oleh Aparat penegak Hukum di kota ini, termasuk Tipikor Polres Binjai atau pihak Kejari Binjai untuk segera turun-tangan melakukan pengusutan.
“Dalam kalkulasinya di tiga titik itu saja sudah meraup uang jutaan per harinya, namun sayangnya setoran PAD tahun lalu saja hanya sebesar Rp. 700 juta, padahal di tiga titik saja bisa terkumpul uang sekitar Rp. 1,2 Miliar per tahunnya,” ungkapnya.
Sementara, hingga saat ini Kadishub Binjai Chairin F Simanjuntak belum berhasil dikonfirmasi soal target PAD dan pengelolaan parkir di Dinas tersebut. (P.Simanjuntak)
















