METRO,BINJAI | Ratusan masyarakat dari Desa Beguldah, Tanjung Manggusta dan Namotembis, Kelurahan Tanah Merah, Kecamatan Binjai Selatan Kotamadya Binjai, menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Walikota Binjai, Rabu (11/1/2023).
Dengan mengendarai truk, pick up dan sepeda motor, massa pun terlihat memadati Jalan Jend Sudirman, Kecamatan Binjai Kota.
Terlihat, dalam melakukan aksinya, massa juga membawa sepanduk yang bertuliskan beberapa tuntutan mereka, foto-foto serta mengibarkan Bendera Merah Putih.
“Sampai saat ini Walikota Binjai belum memberikan perhatian khusus kepada masyarakat Beguldah. Untuk itu kami kesini berharap agar Bapak Walikota Binjai dapat mendengarkan keluhan dan rintihan kami,” ungkap Usrat Aminullah, kordimator aksi.
Tidak hanya itu, lanjut warga lainnya, premanisme juga terus merajalela di Desa kami, namun tidak ada solusi yang dibuat untuk warga.
“Apa pak Walikota sama sekali tidak punya hati nurani. Tuhan tidak tidur, Tuhan tidak buta. Selama 20 tahun kami menderita. Tolong dengarkan jeritan kami. Ini kantor rakyat, kami rakyat juga punya hak. Tapi mengapa bapak tidak menjumpai kami,” tegasnya.
Terlihat juga aksi unjuk rasa dijaga aparat Kepolisian dan Sat Pol PP.
“Kenapa sekarang bapak tinggalkan kami. Padahal 80 persen suara kami untuk bapak pada Pilkada lalu. Rakyat jangan ditindas, sudah 20 tahun kami menderita dan sengsara. Kami ini masyarakat Binjai,” seru para pengunjukrasa.
Tidak hanya itu, para pengunjukrasa juga kembali meminta Walikota Binjai agar turun kelokasi galian C yang berada di Kelurahan Tanah Merah.
“Turun kelapangan langsung agar tau dampak dari galian C ilegal yang sudah 20 tahun beroperasi. Tangkap pengusaha galian C ilegal. Seban dengan adanya galian C tersebut, masyarakat tidak bisa lagi menanami sawahnya,” ujar para pengunjukrasa.
Para pengunjukrasa juga meminta kepada Polres Binjai agar menangkap para pelaku kejahatan yang sudah menimpa masyarakat Desa Beguldah.
“Kami sudah beberapa kali melaporkan tindakan premanisme ke Polres Binjai. Namun mengapa tidak ada satu orangpun yang ditangkap. Jangan pilih kasih. Apakah karena kami rakyat jelata,” kata pengunjukrasa.
“Dulu bapak berjanji akan menutup galian C, tapi mana janji bapak. Begitu manisnya dulu bapak berjanji akan menutup galian C,” ucap para pengunjukrasa.
Usrot Aminullah meminta kepada Pemko Binjai agar segera melakukan normalisasi.
“Terkait galian C ilegal, siapa yang menggali dan siapa yang mengeluarkan ijinnya. Perlu diketahui, ada oknum DPRD Binjai yang mempunyai lahan 20 hektar disana. Artinya syarat kepentingan,” demikian kata Usrot Aminullah.
Setelah beberapa lama berorasi, akhirnya Sekda Kota Binjai H Irwansyah Nasution S. Sos, menemui para pengunjukrasa, sekaligus menyampaikan bahwa Walikota Binjai saat ini ada tugas di luar Kota.
Berikut isi tuntutan rakyat Beguldah, Tanjung Manggusta dan Namotembis, Kelurahan Tanah Merah, Kecamatan Binjai Selatan :
1. Tertutupnya mata hati Pemko Binjai yang tidak mampu/sanggup menuntaskan lahan konflik di Beguldah, Tanjung Manggusta dan Namotembis, di Kelurahan Tanah Merah, Kecamatan Binjai Selatan
2. Sampai saat ini galian C ilegal masih beraktifitas walaupun secara manual. Untuk itu kami minta kepada Walikota Binjai agar segera menindak tegas pemilik/pengusaha galian C tersebut
3. Tangkap pemilik galian C ilegal dan penjarakan
4. Reklamasi galian C ilegal yang sudah merugikan rakyat Beguldah, Tanjung Manggusta dan Namotembis
5. Ganti rugi lahan persawahan 100 Ha milik rakyat Beguldah, Tanjung Manggusta dan Namotembis akibat galian C ilegal selama 20 tahun yang mengakibatkan sawah milik warga tidak bisa lagi ditanami padi
6. Kapolres Binjai/Kasat Serse, tangkap pelaku otak kerusuhan/penyerangan kepada masyarakat Beguldah
7. Kasat Serse, tangkap para pelaku yang sudah dilaporkan di Polres Binjai
8. Kapolres Binjai, tangkap Bandar narkoba yang sudah merusak mental dan masa depan anak anak Kota Binjai
9. Jangan narkoba dijadikan mata pencaharian untuk mendapatkan yang
10. Kapolres Binjai, tutup dan tindak sesuai hukum fasilitas hiburan yang dijadikan transaksi peredaran narkoba di Kota Binjai
11. Kapolres Binjai, berikan rasa aman kepada rakyat Beguldah, Tanjung Manggusta dan Namotembis.
(M. P Simanjuntak/done)
















