METRO,SUNGGAL | Untuk mencegah terjadinya banjir yang kerap terjadi di kota Medan khususnya di Kecamatan Sunggal Deliserdang, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Sunggal Deli Serdang beserta para pengurus dan sesepuh Alumni KNPI Sunggal melaksanakan penanaman 1000 pohon disepanjang bantaran Sungai Kampung Lalang, Sunggal, Rabu (12/5/2026).
Sayangnya, kegiatan penanaman 1000 pohon yang merupakan program pemerintah tersebut tampaknya tidak mendapat dukungan dari Camat Sunggal Drliserdang.
Pasalnya, sejak awal hingga berakhirnya kegiatan tanam 1000 pohon dibantaran sungai Kampung Lalang, Camat Sunggal Deliserdang, M. Guntur Endar Bumi Nasution tidak juga menampakkan dirinya.
Kekecewaan pun terpancar dari raut wajah seluruh pengurus dan anggota KNPI Kecamatan Sunggal Deliserdang khususnya Ketua KNPI Kecamanatan Sunggal Deliserdang, M. Burhanuddin.
Ia menilai bahwa, selain tidak memperdulikan lingkungan, Camat Sunggal Deliserdang juga tidak mendukung program pemerintah dalam penanaman 1000 pohon di bantaran Sungai Kampung Lalang.
“Padahal sebelum diadakannya kegiatan tanam 1000 bibit pohon di bantaran sungai Kampung Lalang, kami sudah beberapa kali melakukan koordinasi sama Camat Sunggal Deliserdang. Bahkan, beliau juga yang menjadwalkan jam untuk kegiatan tanam 1000 pohon. Tapi, dia (Camat) sendiri tidak hadir,” kesal Burhanuddin.
“Yang jelas kami kecewa dengan sikap Camat Sunggal Deliserdang tidak mendukung program pemerintah,” imbuhnya.
Evaluasi Kinerja Camat Sunggal Deliserdang
Ketua KNPI Kecamatan Sunggal Deliserdang, M. Burhanuddin menambahkan, Ketidak hadiran Camat Sunggal Deliserdang dalam kegiatan penanaman 1000 bibit pohon dibantaran sungai Kampung Lalang tanpa alasan yang tidak jelas, telah membuktikan bahwa Camat Sunggal Deliserdang tidak mendukung program Pemerintah Kabupaten Drliserdang.
Untuk itu, ia meminta agar Bupati Deliserdang dr. Ashari Tambunan melakukan evakuasi terhadap kinerja Camat Sunggal Deliserdang, Guntur Endar Bumi Naaution.
“Selain meminta Bupati Deliserdang untuk meninjau ulang kinerja Camat Sunggal Deliserdang, saya juga meminta Gubernur Sumatera Utara juga harus menindak tegas Camat Sunggal Deliserdang yang tidak mau mendukung program pemerintah,” pintanya.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lembaga Pemantau, Pembangunan dan Asset Republik Indonesia (LPPAS – RI), Jauli Manalu SH, saat dikonfirmasi terkait Camat Sunggal Deliserdang yang tidak mendukung program pemerintah, berharap agar Gubernur Sumatera Utara dan Bupati Drliserdang segera mengambil sikap terhadap Camat Sunggal Deliserdang.
“Pasti mereka kecewa. Berarti Camat Sunggal Deliserdang tidak memperhatikan pelestarian lingkungan. Padahal jelas, penanaman pohon memiliki dampak yang sangat besar dalam menjaga kekuatan alam, menahan tanah agar tidak terjadi longsor dan banjir. Karena akar pohon berfungsi sebagai penyerap air alami yang mampu mengurangi volume imbas permukaan saat curah hujan tinggi agar tidak terjadinya longaor dan banjir,” ungkapnya.
Turut hadir dalam pelaksaan penanaman 1000 pohon diantaranya Pemuda dan tokoh maayarakat Kecamatan Sunggal Deliserdang, remaja Masjid, Anggota Komando Bela Tanah Air (KOMBAT) Sunggal dan seluruh Pengurus dan anggota KNPI Sunggal Drliserdang. (M.P. Simanjuntak SH).














