METRO,BINJAI | Petugas Sat Reskrim Polres Binjai bersama Raider 100/ PS menggerebek lokasi judi dan narkoba di Dusun I, Desa Namu Ukur Utara, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat, Rabu (1/12/21).
Dari lokasi, petugas mengamankan 5 paket diduga sabu dibungkus plastik transparan, 1 bungkus besar plastik klip putih kosong, 1 bungkus plastik biru berisikan narkotika jenis ganja kering, 16 buah botol bong, 32 buah mancis, 15 buah pipet (skop sabu), meja judi tembak ikan 6 unit, mesin jeckpot 26 unit dan 1 unit sepeda motor merk Supra X BK 3443 RAF.
Kapolres Binjai, AKBP Ferio Sano Ginting, S.IK, MH melalui Kasat Narkoba Polres Langkat, AKP. Firman PA mengatakan, penggrebekan tersebut berdasarkan adanya laporan masyarakat yang mengaku resah dengan maraknya peredaran narkoba dan aktifitas perjudian.
“Masyarakat sangat resah dengan aktifitas di sana. Mereka secara terang-terangan melakukan aktifitas itu tanpa menghargai masyarakat,” terang Firman.
Selain itu, lanjut Firman, kegiatan ini juga sebagai bentuk untuk menciptakan kamtibmas jelang Natal dan tahun baru 2022.
“Ini sebagai wujud sinergitas TNI-Polri dalam rangka menciptakan situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polres Binjai menjelang perayaan Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru 1 Januari 2022,” ujarnya.
Ada Apa? Gak Ada 1 Orang Pun Diamankan
Dalam penggerebekan yang mengamankan belasan mesin judi dan beberapa paket narkoba, terlihat ada keganjelan saat penggerebekan tersebut.
Pasalnya, tak ada satu pun orang baik pemain, pengedar dan bandar di lokasi tersebut yang diamankan.
Padahal, menurut warga saat penggerebekan tersebut, aktifitas di lokasi tersebut cukup ramai.
“Padahal sebelum polisi datang, di lokasi itu ramai bang, apa lagi yang main judi. Tapi saya heran, kok gak ada 1 orang pun yang diamankan sama polisi?” jelas Ardi (45) warga sekitar lokasi.
Kuat dugaan, penggerebekan yang dilakukan petugas terkesan ada permainan antara petugas dan para bandar di lokasi tersebut.
Menanggapi isu tersebut, Kasat Narkoba Polres Binjai AKP Firman mengatakan, jika pada saat petugas datang ke lokasi, para pemain dan bandar sudah duluan kabur.
“Saat kita tiba di lokasi, semua orang sudah lari dan berhamburan. Meski kita coba mengejar, namun mereka berhasil kabur,” terangnya. (HM)


















