LABURA – Sebelumnya Dikomplin Kepala Sekolah Diduga Menggunakan Air Asin Dari Perigi Proyek Pembangunan Ruang Laboratorium di SMPN 2 Kualuh Leidong Kec.Kualuh Leidong Kab.Labura Sumber Dana APBD Pelaksana CV.Damai Jaya ,Juga Abaikan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), Selasa (26/09/2023).
Pantauan wartawan dilapangan salah satunya proyek Pembangunan Ruang Laboratorium di SMPN 2 Kualuh Leidong yang dikerjakan CV Damai Jaya dengan anggaran APBD Kabupaten Labuhanbatu utara 2023 melalui dinas pendidikan senilai RP 457.267.406.39.(Empat Ratus Lima Puluh Tujuh Juta Dua Ratus Enam Puluh Tuju Ribu Empat Ratus Enam Rupiah Tiga Puluh Sembilan Rupiah).
Ditemukan Lubang Perigi Buatan yang diduga untuk menampung air hujan yang bercampur air Asin mengaduk semen dan pasir untuk mengecor bangunan ruang Lab SMP N 2 Kualuh Leidong dan para pekerja Pembangunan Ruang Laboratorium sekolah tersebut tidak memakai perlengkapan yang memadai untuk kesehatan dan keselamatan Kerja (K3 ).seperti Perlengkapan kacamata,masker,baju rompi,helm,sepatu bot dan sarung tangan,padahal disamping papan proyek tersebut sudah jelas kesehatan dan keselamatan kerja diutamakan,Gambar Bupati dan Wakil Bupati Kab.Labuhanbatu utara menggunakan K3.
Marno tukang bangunan ruang Laboratoriun saat benbincang bincang bersama wartawan senin 25/09 mengatakan sebelumnya menggunakan air dilubang perigi tersebut,Namun sekarang menggunakan air bersih dari mobil,soalnya di komplin oleh kepala sekolah,dan kepala sekolah menghubungi tukang air bersih, ditampung menggunakan tong air,untuk mengaduk semen dan pasir,mengenai APD dan K3 dari pertama kerja kami pekerja tidak ada diberikan alat perlengkapan untuk kesehatan dan keselamatan kerja K3 sampai saat ini.
Kepala Sekolah SMP N 2 Kualuh Leidong Edurd Tampubolon S.PD Membenarkan kalau sebelum nya para pekerja menggunakan air dari lubang dari perigi untuk menampung air hujan yang diduga bercampur dengan air asin,”Saya komplin dan saya larang menggunakan air dari lubang perigi itu bang yang diduga bercampur air asin,karena dibekang bangunan itu benteng air asin kalau pasang kadang sampai kesekolah,kita mau dapat bangunan ruang Lab ini yang berkualitas agar bisa bertahan lama,makanya saya minta dan inisiatip sendiri menyiapkan Tong air dan menghungi tukang air mengunakan mobil untuk menggunakan air bersih bg,dan tukang bangunan juga menyipakan 2 tong air untuk saat ini air dari mobil yang digunakan bg.
Kalau mengenai K3 untuk para pekerja coba hubungi pihak yang bersangkutan bg,ucapnya”
Amir Siahaan pejabat pelaksana tehnik kegiatan(pptk) dinas pendidilan kabupaten labuhanbatu utara saat di komfirmasi perihal para pekerja bangunan ruang Lab SMP N 2 Kualuh Leidong yang tidak menggunakan APD atau alat Kesehatan dan Keselamatan Kerja K3 mengatakan”Terima kasih bang laporannya, sebelumnya sudah kami terima juga laporan serupa dan kami sudah ingatkan dan tegur pelaksana.
Serta memberi arahan pada konsultan pengawas agar lebih intens melakukan pengawasan di lapangan.
Dan Sekali lagi kami ucapkan trmksh atas masukan nya bg.
Sementara Ridwan Emil Sitorus konsultan Ruang bangunan Lab SPN 2 Kualuh Leidong saat dikonfirmasi melalui pesan What sApp terkait temuan wartawan dilapangan mengenai lubang perigi diduga bercampur air asin yang di gunakan untuk mengaduk semen dan pasir bangunan ruang lab SMP N 2 Kualuh Leidong,serta para pekerja yang tidak menggunakan alat kesehatan dan keamanan kerja K3,menjawab pesan WhatsApp”
Ia bang….
Kita sudah buat berita acara sewaktu penyerahan lapangan bahwasanya harus menggunakan APD saat bekerja dan sudah membahasa tidak boleh menggunakan air asin pada waktu pengecoran dan pemasangan batu yang sifat nya pekerjaan menggunakan semen….
Sementara dalam pekerjaan kita harus menggunakan air bersih dalam pekerjaan tersebut….
Dan kita sdh melayangkan site instruksi kepada pelaksana pada tanggal, 24 Juli, 31 Juli, 7 Agustus, 14 Agustus, 20 Agustus, 28 Agustus, 4 September, 11 September….
Isinya selalu ada mengharapkan menggunakan APD, dan melakukan pekerjaan sesuai dgn spesifikasi teknis….
Ijin bang itu lah yang selalu kami terapkan secara administrasi lapangan bang…..
Trimakasih. (heri)
















