METRO,BIRU-BIRU | Reaksi keras yang dilakukan warga terhadap beberapa lokasi judi khususnya judi tembak ikan membuat pihak kepolisian “terpukul”.
Hal ini terlihat saat warga yang digaungkan kaum ibu-ibu tersebut menghancurkan beberapa mesin judi tembak ikan di wilayah hukum Polsek Siburu-biru tepatnya di Desa Penen Kecamatan Biru-Biru Kabupaten Deliserdang, Kamis (12/8/2021) malam.
Data yang dihimpun wartawan di lapangan Sabtu (14/8/2021) menyebutkan, kemarahan warga karena mereka menganggap kalau Kapolsek Biru Biru AKP Cahyadi dan Kanit Reskrimnya, Ipda Ade Hasmairi tidak becus untuk memberantas aktifitas judi ketangkasan tembak ikan di wilayah kerjanya.
Dalam video amatir yang beredar, terlihat puluhan orang warga Desa Selamat, Kecamatan Biru-Biru Kabupaten Deliserdang melakukan penggrebekan judi tembak ikan di Dusun 1 dan Dusun II Desa Selamat Kecamatan Biru Biru, Kabupaten Deliserdang.
Namun sayang, saat wartawan mengkonfirmasi Kapolsek Biru-Biru AKP Cahyadi prihal penghancuran mesin judi tembak ikan yang dilakukan para ibu-ibu dan warga, perwira berpangkat tiga balok emas ini enggan mengangkat telpon.

Dan pesan WhatsApp yang dilayangkan wartawan juga tidak dijawab.
Dari hasil infestigasi yang dilakukan wartawan, lokasi judi ketangkasan tembak ikan berada di Komplek prumahan Asabri Dusun V Desa Selamat, ada 2 titik. “Ajibaho Dusun III Desa selamat (Kolombia) 1 titik, Desa Namo Pinang yang berada di Dusun III – IV ada 3 titik.
“Maraknya Permainan judi ketangkasan tembak ikan-ikan tersebut dinilai semakin meresahkan masyarakat, apalagi dalam situasi pandemi Covid-19 pada saat sekarang ini justru mengundang orang berkerumun.
“Yang menjadi pertanyaan sekarang apakah kapolsek Biru biru AKP Cahyadi dan Kanit Reskrimnya Ipda Ade Hasmairi berani menindak permainan judi ketangkasan tembak ikan diwilayahnya? kita lihat saja kedepannya masyarakat menanti.(li)



















