METRO,ASAHAN | Memiliki jaringan luas tentang narkoba hingga memiliki kekayaan harta yang cukup banyak, membuat wanita yang satu ini disegani dikalangan para bandar narkoba.
Dengan kepiawaiannya di lapangan hingga lobi-lobinya kepada pejabat tinggi di kepolisian, dirinya cukup dikenal. Hingga tak satupun ada yang berani menangkap dirinya.
Ya..siapa lagi kalau bukan H Batubara alias Dude. Wanita yang menetap di Jalan Esdengki, Tanjungbalai ini terbilang lincah dalam berbisnis narkoba khususnya sabu-sabu. Buktinya hingga saat ini, baik dari pihak Polda Sumut, BNN khususnya Polres Asahan tidak juga ditangkap.
Bahkan, informasi yang didapat, diduga bisnis haram yang dijalankan Dude merupakan bisnis penerus dari suaminya, Ridho yang sudah diamankan BNNP Sumut dengan barang bukti 10 kilo sabu beberapa bulan yang lalu.
Ridho diamankan BNNP Sumut bersama seorang wanita yang disinyalir merupakan selingkuhannya. Saat ini Ridho susah dititipkan ke Rutan Tebing Tinggi.
Memiliki Jaringan
Walaupun suaminya, Ridho dan kaki tangannya, Nazri Tarigan alias Uteh sudah duluan diamankan petugas, namun dirinya diduga hingga saat ini masih menjalankan bisnis haramnya tersebut.
Sebelumnya, Nazri Tarigan alias Uteh sendiri diamankan oleh Personel Sat Narkoba Polres Asahan dengan barang bukti 28 kilo sabu.
Saat ini, tersangka Nazri Tarigan alias Uteh sudah dilimpahkan ke Rutan Labuhan Ruko.
Kabar yang didapat, beberapa hari setelah Nazri Tarigan alias Uteh ditangkap, H Batubara alias Dude diduga ada memberikan uang Rp 100 juta kepada keluarga Nazri Tarigan alias Uteh sebagai uang balas jasa atas kerja Uteh selama menjadi kurir sabu.
Hal itu dikatakan dari salah satu kerabat Nazri Tarigan alias Uteh.
“Ada Dude ngasih uang sama keluarga Uteh, uang kontan Rp 100 juta pada saat Uteh ditangkap, belum lagi yang kecil-kecil seperti Rp 10 juta, Rp 15 juta,” kata kerabat Uteh.
Sementara, ER (40) warga Jalan Esdengki, Tanjungbalai berharap, agar pihak kepolisian segera menangkap H Batubara alias Dude yang diduga sudah ikut serta dalam menjalankan bisnis haram suaminya Ridho. Hal ini terbukti dari pemberian uang Rp 100 juta kepada Nazri Tarigan alias Uteh.
“Dia ini semua dalang narkoba yang ada di Tanjungbalai dan Asahan. Kami heran juga, sudah banyak padahal suami dan kaki tangannya yang diamankan sama Polisi dan BNN, tapi kok dia (Dude) tidak ditangkap. Kami jadi tanda tanya sama mereka. Kenapa Dude, istri dari bandar narkoba Ridho belum juga ditangkap?” imbaunya.
Dirinya berharap, agar pihak kepolisian Polda Sumut, BNN, Polres Tanjungbalai dan Polres Asahan segera menangkap Dude istri tersangka bandar narkoba Ridho.
“Kami minta Dude istri Ridho segera ditangkap, karena turut dalam menjalankan bisnis haram suaminya,” harapnya.
Sementara, warga lainnya IR (35) warga Tanjungbalai mengatakan, jika pihak penegak hukum tidak dapat menangkap Dude, maka dirinya dan warga lainnya siap menangkap dan menyerahkan Dude ke pihak kepolisian.
“Kalau memang polisi tidak bisa menangkap Dude, maka kami warga Tanjungbalai siap menangkap dan menyerahkan Dude sama mereka (Polisi),” katanya kepada wartawan, Minggu (31/7/2022). (Fik)
(Bersambung)
















