METRO MEDAN UTARA | Akhir-akhir ini tindak kriminal meningkat kejahatan jalanan khususnya pembegalan dan tawuran antar genk motor dan judi sangat marak di wilayah hukum Polres pelabuhan Belawan,namun pengungkapan sangat minim.
Catatan awak Media seperti kejadian dalam bulan ini terjadi berbagai macam kejahatan jalanan ditambah lagi aksi brutal kawanan begal.
Aksi pembegalan di wilayah hukum Polsek Medan Labuhan korbannya perempuan (27) warga komplek TKBM Seimati,korban dibegal oleh dua orang pria ,korban tak berani melawan lantaran diancam dengan menggunakan senjata tajam jenis clurit.
Tidak puas sampai disitu kawanan begal yang diketahui berjumlah dua orang itu menyabet korban dengan samurai hingga jari putus dan kepala korban luka sobek Warga Jalan Panah Hijau saat ini masih di rawat di Rumah Sakit Esmun keluarga tokoh agama H Irfan.
Beruntung bagi korban dapat selamat dari pengancaman yang diduga kawanan perampok atau begal dan melarikan diri menuju kediamannya, kemudian diboyong oleh keluarga menuju rumah sakit guna mendapatkan perawatan medis.
Kali ini aksi kejahatan dilakukan didalam angkot Morina 81, Penumpang panik langsung melompat, 1 luka luka dan 1 Opname.
Peristiwa yang terjadi pada Selasa (7/4/2026) sekitar pukul 13.30 Wib menambah rentetan aksi kriminal jalanan yang menambah ketakutan warga. Saat itu, satu unit angkot Morina melaju dari arah Belawan menuju Medan.

Saat itu angkot melaju dari arah Belawan menuju kota Medan.,didalam angkot terdapat 5 orang, merupakan sopir, pelaku dan 3 orang wanita.
Kedua korban, Novianti Nourman Br. Tampubolon (24), seorang mahasiswa warga Simpang Kantor, Simpang Sei Mati, Medan Labuhan dan Erika Pinesia Hasibuan (24), karyawan apotek, warga Jalan Tangguk Sentosa VII No.132 Blok 4, Griya Martubung I, naik dari Simpanng Martubung.
Naas, tepat di persimpangan KIM, Kecamatan Medan Deli, pelaku berbekal senjata tajam jenis parang melakukan aksinya. Ancaman ditujukan pada para penumpang.
Merasa nyawanya terancam, kedua korban melompat pada saat angkot berada dikawasan persimpangan SPBU Kayu Putih, Tanjung Mulia.
Setelah itu angkot melaju meninggalkan para korban. Sementara seorang wanita penumpang lainnya selamat mengingat telah lanjut usia.
Pengendara yang melihat kejadian itu membawa kedua korban ke RS. Mitra Medika yang tak jauh dari lokasi kejadian.
Karena hanya mengalami luka Ringan pada tangan, Novianti telah dipulangkan sedangkan Erika masih dirawat secara intensif di lantai 6 RS tersebut.
Akibat kejadian tersebut, kedua korban mengalami kerugian harta benda berupa 2 unit HP dan harta berharga lainnya.
Pihak kepolisian dari Polsek Medan Labuhan telah menerima laporan dan saat ini tengah melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku.
Kapolsek Medan Labuhan Kompol T Sibuea melalui Kanit Reskrim IPTU Dr. Nodi, SH, MH, menyampaikan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti laporan tersebut.
“Kami sudah menerima laporan dan saat ini sedang melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku yang melakukan aksi tersebut,” ujarnya.
Polisi juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada saat menggunakan transportasi umum serta segera melapor apabila mengetahui informasi terkait kejadian tersebut.
Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Rosef Sik dikonfirmasi melaui telpon pesan whaatshafnya enggan memberikan komentar terkait maraknya tinndak kriminal baik judi diwilayah hukumnya.(Lubis)















