METRO,DOLOKSANGGUL | Belasa siswa dari SMPN 3 dan SMAN 3 Lintongnihuta dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Doloksanggul, Rabu (1/4) sekitar Pukul 14:20 WIB, usai menyantap MBG dari SPPG Holongdo Ondolan 3 Nagasaribu, yang menyediakan menu ikan dencis.
Informasi dihimpun Waspada, intoleransi menu MBG ini kali pertama terjadi di Humbahas. Jumlah korban dari UPT SMPN 3 Lintongnihuta sebanyak 12 orang. Lima orang diantaranya dirawat dan diobservasi di Puskesmas Sigompul sementara tujuh orang lainnya dilarikan ke RS Doloksanggul untuk penanganan secara intens. Selanjutnya empat orang siswa SMAN 3 Lintongnihuta langsung dilarikan ke RSUD Doloksanggul.
Kepala UPT. SMPN 3 Lintongnihuta, Happy Naibaho kepada wartawan membenarkan belasan siswanya dirawat secara medis pasca mengonsumsi MBG dari SPPG Holong do Ondolan 3 Nagasaribu, yang menyediakan menu ikan dencis.
“Seperti biasa santap bersama MBG Pukul 12:00 WIB, pasca makan bersama sebanyak 12 orang mengalami gejala mual, pusing dan muka merah. Melihat gejala tersebut para siswa dilarikan ke Puskesmas terdekat. Atas pemeriksaan dan penanganan di sana, lima orang sudah pulih dan dipulangkan ke rumah sementara tujuh orang lainnya di rujuk ke RSUD Doloksanggul,” katanya.
Happy juga menjelaskan, atas penanganan medis di rumah sakit, lima orang sudah kembali ke rumah, sementara dua orang lainnya harus menginap dan menjalani opname.
“Gejala umum pasca santap MBG mirip alergi. Mudah-mudahan hal ini perhatian serius dari SPPG sehingga kasus yang sama tidak lagi terjadi,” tukasnya.
Terpisah, Kepala SMAN 3 Lintongnihuta, Rumondang Sihombing juga mengakui bahwa siswanya turut menjadi korban intoleransi MBG. Siswa yang ditangani secara medis sampai ke RSUD Doloksanggul sebanyak empat orang dan satu orang guru.
“Gejala yang muncul pasca santap bersama MBG muka merah mirip ruam, pusing dan mual. Atas situasi itu kita langsung berkoordinasi dengan nakes untuk dilakukan penanganan secara cepat,” ujarnya.
Terlihat, para petugas SPPG dari Dapur Holong do Ondolan 3 Nagasaribu serta pihak sekolah melakukan pendampingan atas penanganan medis di RSUD Doloksanggul. Tampak juga petugas Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan Humbahas melakukan koordinasi dan pendataan terhadap para siswa.
Sementara, pihak SPPG dari Dapur Holong do Ondolan enggan berkomentar. Demikian juga dari Dinas Pendidikan serta Dinas Kesehatan setempat. (*)













