METRO,LABURA | Ketua Forum Perbauran Kebangsaan Kecamatan Kualuh Leidong Kabupaten Labuhanbatu Utara, M Amri Nasution minta aparat penegak hukum untuk menindak tegas pedagang eceran BBM bersubsidi yang mematik harga Rp 20 ribu perliternya, Senin (9/12/2025).
Kepada Wartawan, M Amri Nasotion mengatakan,
“Untuk saat ini di daerah kita ini sulit bahan bakar minyak jenis bbm entah apa masalahnya kita juga kurang tau, namun dibalik kelangkaan BB ini sebagian dimamfaatkan oleh beberapa orang pengecer BBM jenis pertalit dengan menjual harga mahal hingga mencapai 20 ribu perliternya. Masyarakat susah di tambah susah kalau begini sementara di pertamina harga bbm subsidi jenis pertalit tetap masih 10 ribu dan tidak ada kenaikan. Saya mendesak kepada pihak kepolisian polsek kualuh hilir agar bertindak cepat untuk menghimbau atau menindak tegas kepada pengecer BBM subsidi jenis pertalit ini kasian masyarakat kalau dengan manipulasi harga perliter sampai 20 ribu, kalaupun mau mengambil untung sewajarnya aja,” katanya.
Sementara, Kapolsek Kualuh Hilir AKP Syamsul B Dalimunthe SH MH melalui Kanit Reskrim Ipda S Andi Pasaribu SH Saat dikomfirmasi wartawan melalui pesan singkat WhatsApp terkait Desakan Ketua Fpk kec kualuh leidong terkait penjual eceran bbm subsidi jenis pertalit yang di jual dengan harga berkisar 20 ribu perliter di beberapa tempat kecamatan kualuh leidong,”
Mengatakan untuk saat ini memang agak langka minyak dimana mana namun kalau harganya terlalu mahal itu tidak benar juga.
Dan kami menunggu perintah dari pimpinan agar koordinasi bersama muspika dan memberikan surat perintah untuk untuk melakukan Razia kelapangan.Ucapnya(heri)



















