METRO,LABUHAN | Hujan deras yang mengguyur kota Medan selama beberapa hari ini membuat ratusan rumah di Komplek Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) upaya karya Pelabuhan Belawan Lingkungan 18 Kel Seimati Kec Medan Labuhan masih terendam banjir.
Pantauan awak media Minggu (12/10-2025), genangan air hujan tersebut membuat aktivitas warga mencari nafkah terganggu, sehingga warga terpaksa tetap bermukim di dalam rumah untuk mengantisipasi terjadinya hak-hal yang tak diiinginkan, sedangkan bantuan dari Pemko Medan belum terlihat di lokasi terdampak banjir.
Dilokasi banjir Komplek Perumahan TKBM Upaya Karya Pelabuhan Belawan tersebut, sejumlah anak-anak terlihat bermain di genangan air,namun sampai saat ini pemko medan belum mampu mengatasi.
Genangan air baru bisa surut setelah beberapa hari kemudian, atau setelah warga terkena serangan penyakit gatal-gatal dan masuk angin.
Sejumlah Kecamatan Di Medan Terendam Banjir, Warga Mulai Mengungsi
Sejumlah warga berharap agar Wali Kota Medan segera meninjau lokasi perumahan buruh yang selalu menjadi langganan terendam air hujan tersebut.
“Kami meminta agar Pemko Medan datang meninjau komplek TKBM Medan Labuhan, sehingga Wali Kota melihat sendiri bagaimana warganya menderita akibat genangan banjir,” ujar Panjaitan warga Komplek TKBM Sei Mati.
Warga berharap kepada Pemko Medan agar infrastruktur di sekitar Komplek TKBM Upaya Karya harus segera diperbaiki, karena banyak yang tidak berfungsi lagi dan juga tidak adanya kawasan tata ruang hijau di Kelurahan Sei Mati
Dijelaskannya, selama musim hujan maka Komplek Perumahan TKBM terendam banjir. Bahkan, genangan air yang memasuki rumah-rumah warga selama beberapa hari ini mengakibatkan warga terjangkit penyakit kulit.
“Warga Komplek TKBM Upaya Karya berharap agar Pemko Medan segera memperbaiki infrastruktur di kawasan Komplek TKBM Upaya Karya, apalagi saat ini ruang hijau sebagai tempat resapan air tidak ada lagi. Begitu juga drainase yang harus diperbaiki,” pintanya.(Lubis)




















