METRO,PANGKALAN SUSU | Hanya gara-gara pemagaran jalan alternatif yang berada di samping lapangan bola kaki yang berbatasan dengan Dusun 1 Desa Tanjung Pasir, dua warga yang berada di Desa Tanjung Pasir dan Paya Tampak bersitegang, Selasa (4/1/2022).
Beruntung keributan tersebut berhasil dilakukan musyawarah oleh Muspika Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat hingga tidak sampai menimbulkan korban jiwa.
Menurut keterangan, Nisa (31) warga Dusun 1 Desa Tanjung Pasir yang berdominan penguna jalan tersebut merasa keberatan dan meminta jalan diperlebar dua meter stengah.
“Permasalahan jalan ini sudah dibicarakan sama Wakil DPRD, Dony Setha waktu melakukan reses yang dihadiri Kepala Desa Paya Tampak, Kepala Dea Tanjung Pasir, Kepala Desa Alur Cempedak dan Camat Pangkalan Susu,” ucap Nisa.
Menanggapi keributan tersebut, Ketua BPD Desa Tanjung Pasir Samsuddin mengaku berjanji akan mencarikan solusinya terkait permasalahan tersebut.
“Pada Senin (3/1/2022) malam, warga mendatangi saya untuk membicarakan permasalahan masalah tanah tersebut. Dan saya janji akan mencarikan solusinya untuk menyelesaikan itu semua,” kata Samsudin.
Sementara, Faisal Rehza ST selaku Kepala Desa Tanjung Pasir Kecamatan Pangkalan Susu, berharap ada jalan penyelesaian dengan baik tampa harus ada keributan.
Ketua BPD Desa Paya Tampak Kecamatan Pangkalan Susu. B.Ritonga mengatakan, Desa Tanjung Pasir dan Desa Paya Tampak ini adalah tetanga, dirinya optimis ada solusi bagi kedua warga.
“Semua ada jalan keluarnya, jalan tersebut akses kedua warga desa yang harus mengutamakan persaudaraan,” paparnya.
Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Bhabinkamtibmas Desa Paya Tampak berjanji akan membicarakan hal tersebut di Kantor Desa Paya Tampak guna menyelesaikan permasalahn tersebut. (Surya)




















