METRO,MEDAN | Seorang wanita Paruh baya ditemukan warga tak bernyawa di dalam kamar rumah kos-kosan di Jalan Tembakau Raya No.122 Perumnas Simalingkar, Kecamatan Medan Tuntungan atau tepatnya berada di depan sekolah Timbul Jaya, Kamis (3/08/2023) sekira Jam 08.00 WIB.
Penemuan tersebut sontak membuat heboh warga sekitar. Menurut informasi di lapangan, pertama kali korban ditemukan tewas oleh seorang saksi yang tak lain tetangga sebelah kamar korban, Citra (21).
Dihadapan wartawan, Citra mengatakan awalnya saat dirinya bangun tidur langsung mencium aroma bauk tak sedap (Busuk). Selanjutnya dirinya sangat terkejut melihat dari jendela dimana korban yang bekerja sebagai tukang kusuk dan jualan obat minyak kusuk boru Sihite (67) dengan posisi telentang di lantai kamar kosnya dengan kondisi meninggal dunia.
“Awalnya bang pas bangun tidur aku langsung mencium aroma bauk busuk. Setelah aku cari-cari ternyata bauk tak sedap itu berasal dari dalam kamar korban dan setelah saya lihat dari luar jendela betapa terkejutnya diriku melihat kalau korban yang hanya tinggal sendirian sudah meninggal dunia,” kata Citra wanita keturunan warga India sembari mengatakan kalau kamarnya bersebelahan dengan kamar kos korban.
Dijelaskannya lagi, “Selanjutnya bang aku bersama warga langsung memberitahukan ke Kepling yang kemudian diteruskan ke pihak Kepolisian,” kata Citra sembari menambahkan kalau dirinya bersama rekan-rekan satu kosnya yang lain memang sudah dari kemarin mencium adanya aroma tak sedap.
Penemuan tersebut pun langsung diberitahukan saksi ke warga yang kemudian diteruskan ke Kepala Lingkungan (Kepling) setempat beserta pihak petugas Kepolisian.
Oleh petugas Kepolisian Polsek Tuntungan bersama beberapa petugas dari Tim Inafis Polrestabes Medan usai mendapatkan informasi langsung meluncur tiba ke lokasi tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan olah TKP.
Dihadapan media, salah seorang petugas Polsek Tuntungan mengatakan dimana pihak petugas masih melakukan pemeriksaan di seluruh tubuh jasad korban yang ditemukan sudah hampir membusuk yang diperkirakan korban meninggal sudah lebih dari empat hari.
“Kita tadi bersama pihak petugas Inafis Polrestabes Medan masih melakukan proses pemeriksaan terhadap seluruh tubuh jasad korban yang diperkirakan sudah meninggal kurang lebih hampir empat hari. Pasalnya dari keterangan warga yang ada tinggal di kos-kosan ini dimana korban yang sehari-harinya sebagai tukang kusuk dan berjualan minyak obat kusuk tersebut mulai dari hari Senin semalam sampe tadi malam tidak ada kelihatan dan ternyata dari keterangan salah seorang saksi tidak lain masih tetangga sebelah kamar kos korban kalau tukang kusut malang itu tadi pagi ditemukan sudah meninggal dunia. Selanjutnya nanti jasad korban akan dibawa ke ruang instalasi Jenazah RS Bhayangkara Medan,” ucap salah seorang petugas Reskrim Polsek Tuntungan.
Disamping itu dalam amatan awak media ini di lokasi tempat kos-kosan rumah bertingkat 2 terlihat kamar korban berada diujung nomor 4 lantai bawah. Bahkan petugas sudah membuat garis Lince Police di lokasi TKP. Tak hanya sampai di situ saja, bahkan beberapa kerabat korban dan pihak keluarga korban terlihat juga menangis usai melihat kondisi korban yang tinggal kurang lebih hampir setahun hanya seorang diri ditemukan sudah tak bernyawa hampir membusuk dengan posisi telungkup dilantai yang hanya mengenakan pakaian dalam merah.
Begitu juga dengan salah seorang petugas Tim Inafis Polrestabes Medan menyebutkan dimana dari hasil pemeriksaan tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan.
“Dari hasil pemeriksaan kita tadi tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan di seluruh jasad korban. Korban meninggal dunia mungkin karena penyakit jantung soalnya selain kita dapatkan kondisi korban yang sudah hampir mulai membusuk juga kita lihat bagian tubuh korban ada membiru yang mungkin kuat dugaan korban meninggal dunia karena penyakit jantung,” ucap petugas Tim Inafis Polrestabes Medan dihadapan awak media ini sambil menambahkan beberapa barang bukti yang ada sudah ikut diamankan bersamaan uang sebesar Rp 12000 yang ada turut ditemukan dari dalam dompet milik korban.
Dihadapan awak media ini juga Kepling setempat saat dimintai keterangan mengatakan dimana menurut penuturan warga yang ada kalau korban sebelumnya pada hari Sabtu kemarin masih sempat terlihat. Dan korban boru Sihite (67) warga asal dari Kabanjahe Tanah Karo.
“Dari keterangan warga yang ada mengatakan ke kita kalau Ibu boru Sihite itu atau korban sebelumnya pada hari Sabtu kemarin masih sempat terlihat dan korban juga informasinya berasal dari Kabanjahe Tanah Karo. Jadi selain saksi beserta warga lainnya yang ada sudah dimintai keterangan oleh pihak petugas Polsek Tuntungan. Dan menunggu pihak keluarganya disamping untuk kepentingan proses lebih lanjutnya yang ada dimana jasad korban akan dibawa oleh petugas ke RS Bhayangkara Medan,” terang Kepling setempat dihadapan awak media ini.
“Kasihan ya bang pada hal Ibu tukang kusuk atau urut dan penjual obat minyak itu semasa hidupnya orangnya sangat baik dan ramah ke semua orang. Ya tentu setelah mendapatkan informasi mengenai kejadian ini dimana kami semua yang ada mengenal korban sangat terkejut sekali,” ucap Ibu boru Sembiring bersama warga setempat lainnya yang ada saat berada di lokasi.
Terpisah, tak beberapa lama kemudian akhirnya jasad korban yang dibungkus dengan plastik kantong jenazah selanjutnya dibawa pihak petugas dengan menggunakan mobil Ambulance RS Bhayangkara Medan, Kamis (3/08/2023) sekira Jam 11.45 WIB. (Bcs)
















