MEDAN – Pemerintah Kabupaten Toba, PT Bank Tabungan Negara Tbk, dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaksanakan penandatanganan MoU dan inkubasi pengembangan ekosistem inklusi desa wisata.
Kerja sama dilakukan dalam rangka mendukung program kerja Ekosistem Keuangan Inklusif Desa Wisata Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Sumatera Utara.
Penandatanganan memorandum of understanding (MoU) dilakukan Bupati Toba, I Poltak Sitorus dan Pejabat Bank BTN Kantor Regional IV Sumatera, Tiana Elma Heti.
Hadir di situ menyaksikannya Kepala Bagian Administrasi OJK Kantor Regional 5 Sumatera Bagian Utara (OJK KR 5) Ditto Pratama, mewakili Kepala Kantor OJK KR 5, Bambang Mukti Riyadi.
“Kegiatan diadakan sebagai bentuk komitmen antara Pemerintah Kabupaten Toba dan Bank BTN dalam meningkatkan akses keuangan digital dan inklusi keuangan masyarakat desa melalui pendampingan, pelatihan, dan pengembangan desa wisata,” kata Kepala Bagian Administrasi OJK KR 5, Ditto Pratama melalui keterangan tertulis diterima redaksi, Sabtu (22/7/2023).
Ditto menjelaskan, Desa Lumban Bulbul memasuki tahap inkubasi dari tiga tahapan program Ekosistem Inklusi Desa Wisata yang terdiri dari pra inkubasi, inkubasi, dan pasca inkubasi.
Pada tahap pasca inkubasi, diharapkan ada peningkatan 15 persen dari jumlah penduduk yang telah memiliki rekening/produk jasa keuangan di akhir tahun.
Ditto juga menyampaikan apresiasi serta mengharapkan kolaborasi penuh dari Bank BTN bersama camat dan seluruh perangkat desa.
Menurutnya, dengan dukungan BTN di Desa Wisata Lumban Bul-Bul, Kabupaten Toba, sinergi dan koordinasi akan terwujud dengan perangkat daerah dalam rangka mengakselerasi tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat desa
“Dukungan itu dapat memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi di Kab. Toba, khususnya di Desa Wisata Lumban Bul-Bul,” ujarnya.
Bupati Toba Poltak Sitorus dalam sambutannya menyampaikan mengenai pentingnya pemanfaatan teknologi bagi pelaku usaha.
Salah satunya adalah penyediaan pelayanan pembayaran digital melalui QRIS yang dapat mempermudah proses transaksi pembelian bagi wisatawan.
“Pelaku usaha di Desa Wisata Lumban Bulbul harus terus mengikuti perkembangan zaman dikarenakan pariwisata merupakan masa depan bangsa. Kawasan dan komunitas juga terus seimbang dalam mengembangkan desa wisata yang nyaman dan aman bagi wisatawan,” kata Poltak.
Sedangkan Pejabat Bank BTN Kantor Regional IV Sumatera, Tiana Elma Heti mengatakan Bank BTN mendukung penuh pengembangan Desa Wisata Lumban Bulbul.
Bank BTN, kata Tiana, akan terus meningkatkan kegiatan sosialisasi kepada para pelaku usaha agar kesejahteraan Desa Wisata Lumban Bulbul pun dapat terus maju menyesuaikan dengan perkembangan zaman.
“Kami juga akan mendukung penuh pengembangan Desa Wisata Lumban Bulbul baik dari segi pengelolaan dana, misalnya melalui Kredit Usaha Rakyat. Kami turut bersinergi dan berkolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan dan Pemerintah Kabupaten Toba,” jelasnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan kegiatan sosialisasi inklusi keuangan kepada 200 orang masyarakat setempat. (swisma).























