METRO,LABURA| Aksi pencurian kembali membuat masyarakat Kecamatan Kualuh Leidong, Kabupaten Labuhanbatu Utara, resah. Sejumlah warga mengaku kehilangan berbagai barang berharga, mulai dari handphone, emas, hasil kebun hingga ternak.
Keresahan warga semakin meningkat lantaran dugaan pencurian disebut terjadi tidak hanya pada malam hari, tetapi juga pada siang bolong.
Terbaru, dua unit handphone baru milik Oska Ponsel di Jalan Stadion, Kelurahan Tanjung Leidong, diduga dibawa kabur seorang pelaku pada Senin (21/9/2026). Peristiwa tersebut telah dilaporkan ke Polsek Kualuh Leidong.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, identitas terduga pelaku telah diketahui. Namun, hingga berita ini ditulis, yang bersangkutan belum berhasil diamankan.
Kasus dugaan pencurian lainnya terjadi di Gang Pusara, Kelurahan Tanjung Leidong. Sejumlah emas dengan nilai jutaan rupiah dilaporkan hilang. Korban juga telah membuat laporan kepada pihak kepolisian.
Bukan hanya handphone dan emas. Warga di kawasan Simpang Tiga, Kelurahan Tanjung Leidong, juga mengaku kerap kehilangan hasil kebun maupun barang lainnya. Buah pisang, kelapa hingga ternak disebut menjadi sasaran pencurian.
Kondisi tersebut membuat sebagian warga mengaku khawatir dan berharap pengamanan di wilayah Kecamatan Kualuh Leidong ditingkatkan.
Sementara itu, Kapolsek Kualuh Leidong melalui Kanit Reskrim IPDA Andi Fahri Hasibuan, SH., MH., saat dikonfirmasi wartawan mengenai perkembangan kasus dugaan pencurian handphone dan emas tersebut mengatakan pihaknya masih melakukan penanganan.
Terkait kasus handphone, Andi mengatakan pihaknya masih berupaya mencari keberadaannya pelaku,Bang,”ujarnya.
Sedangkan untuk kasus dugaan pencurian emas, pihak kepolisian saat ini masih mengupayakan proses mediasi.
“Sedangkan pencurian emas lagi diupayakan mediasi. Kalau tidak juga ada kesepakatan, mau dilimpah ke Unit PPA Polres, karena tersangkanya masih anak-anak (di bawah umur),” jelasnya.
Andi juga mengatakan pihaknya akan memanggil pihak-pihak terkait untuk dimintai keterangan.
“BB nanti kita amankan. Karena mau undang mereka dulu datang ke kantor untuk dimintai keterangan. Penyidiknya kerja itu, Bang,” terangnya.
Di sisi lain, warga berharap setiap laporan dugaan pencurian yang telah disampaikan dapat ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum. Mereka juga meminta peningkatan patroli di sejumlah lokasi yang dinilai rawan.
“Kami berharap pelaku-pelaku pencurian segera ditangkap. Jangan sampai masyarakat terus merasa takut meninggalkan rumah atau menyimpan barang berharga, karena pencurian bisa terjadi kapan saja,” ujar salah seorang warga.
Terkait dugaan adanya penyalahgunaan narkotika jenis sabu yang disebut-sebut warga memiliki kaitan dengan keresahan keamanan, hal tersebut masih merupakan dugaan dan memerlukan pembuktian melalui penyelidikan serta data dari aparat penegak hukum.
Masyarakat berharap situasi keamanan dan ketertiban di Kecamatan Kualuh Leidong dapat segera kembali kondusif.(heri)






















