METRO,MEDAN | Akhir dinamika panjang Shri Mariamman Kuil akhirnya terselesaikan setelah Walikota Medan melalui Kepala Badan Kesbangpol resmi membuka acara pelaksanaan Musyawarah Luar Biasa (MLB) Perhimpunan Shri Mariamman Kuil, Selasa (17/3/2026) di Tiara Convention Hall Medan.
Acara MLB Shri Mariamman Kuil yang dihadiri oleh unsur Pemerintah Kota Medan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Medan, anggota DPRD Kota Medan Dr. Muhammad Rizky, Ketua PHDI Provinsi Sumatera Utara, Pembimas Hindu Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara, Ketua PHDI Kota Medan, Plt. Penyelenggara Hindu Kota Medan, serta tokoh masyarakat terkemuka seperti Dr. RE Nainggolan dan Parlindungan Purba terlaksana dengan aman dan tertib.
“Kami (Pemko Medan) mendukung penuh terlaksananya Musyawarah Luar Biasa Perhimpunan Shri Mariamman Kuil. Semoga dengan acara Musyawarah Luar Biasa ini tidak ada lagi permasalahan di Shri Mariamman Kuil,” ucap Kepala Badan Kesbagpol Kota Medan, Andi Mario Siregar AP, S.Sos M.SP.
“Pemko Medan juga berharap dengan terpilihnya nanti Ketua Perhimpunan Shri Mariamman Kuil dapat membawa perubahan besar bagi Umat Hindu di Kota Medan,” harap Walikota Medan melalui Kepala Badan Kesbangpol, Andi Mario Siregar saat membuka acara MLB Perhimpunan Shri Mariamman Kuil.
Dengan terpilihnya kepemimpinan baru secara aklamasi, diharapkan ke depan pengelolaan organisasi dapat berjalan lebih transparan, akuntabel, serta membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi umat Hindu.

Momentum ini juga menegaskan bahwa kuil bukan milik kelompok tertentu, melainkan milik seluruh umat, sehingga pengelolaannya harus berpijak pada prinsip kebersamaan, keterbukaan, dan tanggung jawab moral kepada umat.
Musyawarah ini bukanlah akhir, melainkan awal dari proses pembenahan besar menuju tata kelola yang lebih baik, kuat, dan berintegritas.
Sementara, Ketua Terpilih Perhimpunan Shri Mariamman Kuil, Narendra Balen menyatakan siap membawa perubahan besar di Shri Mariamman Kuil.
“Saya akan memperbaiki dan menata sistem pengelolaan Shri Mariamman Kuil secara transparansi, akuntabel dan bertanggungjawab,” ucap Narendra.
Kedepan, Narenda Balen meminta agar seluruh Umat Hindu di Kota Medan, Sumatera Utara untuk sama-sama menjaga Shri Mariamman Kuil sebagai tempat ibadah.
“Selain tempat ibadah, Shri Mariamman Kuil juga ini merupakan ikon dan cagar budaya Pemko Medan, makanya saya meminta kepada seluruh umat Hindu di Kota Medan untuk sama-sama menjaga Shri Mariamman Kuil,” harapnya. (HM)















