METRO,MEDAN | Unit Reskrim Polsek Sunggal kembali membongkar jaringan pencurian sepeda motor dilakukan di rumah ibadah khususnya dimasjid sebagai sasaran utama.
Adapun aksi kejahatan yang dilakukan tersangka sebanya Empat orang berhasil diringkus dalam operasi subuh hari, sementara sala satu sosok yang diduga pengaturi aksi masih dalam pencarian polisi.
Adapun penangkapan dilakukan AnggotaTim Unit Reskrim Polsek Sunggal berlangsung cepat dan aman, dihari Minggu (4/1/2026) sekitar pukul 03.00 WIB. Itu berawal dari informasi yang kami dapat dari warga masyarakat Sunggal tentang adanya gerak-gerik yang sangat mencurigakan mencurigakan di Jalan Patriot persisnya Simpang Kodam, polisi langsung bergerak. Tim yang dipimpin Kanit Reskrim AKP Harles Richter Gultom bersama Panit 1 Opsnal IPTU Ramadhani Bimo Setiadi melakukan patroli pemburuan hingga pengejaran.
Dua orang pelaku tersangka pertama tumbang di Jalan Kelambir V, Kelurahan Lalang, Kecamatan Medan Sunggal. Sampai di sana, pengembangan tersebut langsung sigap membawa anggota Tim Reskrim Polsek sunggal ke Jalan Pasar Kecil Gang Perjuangan, Kecamatan Sunggal. Di lokasi tersebut, dua orang pelaku kembali diamankan.
Saat ini Empat Orang pelaku tersangka yang diamankan dan ditahan di mako Polsek Medan sunggal masing-masing berisial Andi Sanjaya (30)thn, Tri Rahmansya alias memet (32) thn, Doli Ferdinan Haposan Aritonang alias Doli (21) thn, dan Rian Andika Sinaga (20) thn mereka mengakui sudah berulang kali mencuri sepeda motor di beberapa titik, dilokasi masjid la yang sering kami melakukan pencurian sepeda motor karena tidak ada yang jaga disana diparkiran masjid dan itu kami lakukan pada malam hari dan subuh pada saat mereka solat dimasjid.
Salah se Orang korban, Edy Sanjaya Karo-karo (35), melaporkan kehilangan sepeda motor Honda Beat Street saat memarkir kendaraannya di teras masjid ketika menunaikan salat Subuh, Kamis (4/12/2025) sekitar pukul 05.30 WIB. Laporan ini menjadi pintu masuk pengungkapan rangkaian kejahatan tersebut.
Bukan rumah ibadah saja, komplotan pencuri ini juga menyasar ke kos kosan, lapangan sepak bola, bahkan parkiran sekolah, dan area pertokoan. Polisi ikut juga mengamankan beberapa barang bukti yang sudah biasa dipergunakan tersangka apabila ingin beraksi, dari kunci Y, yang kunci pas, kunci T, kunci Y-L, kunci L, tang, Dua unit ponsel hasil curian juga ikut disita, sehingga sepeda motor yang sering dipakai untuk melakukan aksi kejahatan ikut disita.
Di saat wartawan menanyai para tersangka mengaku, ada tiga lokasi yang pernah kami curi, termasuk parkiran – pakiran Masjid yang ada di 16 Desa sala satunya Desa Sei. Semayang Sidodadi, di Desa Mulyorejo di daerah persisnya di sala satu pabrik karton di Jalan Bintang Terang, dan juga di areal Pasar Besar lapangan bola kakil Sei Semayang. Pada beberapa aksi, mereka mengaku bergerak atas arahan seorang pria berinisial A, yang kini masi masuk dalam buruan Anggota Tim Reskrim Polsek Sunggal Daftar Pencarian Orang (DPO).
Kapolsek Sunggal Kompol Bambang Gunanti Hutabarat SH. MH memapar, Arahan dari Bapak kapolrestabes untuk yang kemudian dilanjutkan kembali dengan satu program setting gold 2026 untuk kegiatan merupakan meningkatkan kegiatan rutin di kepolisian reting efektif dan Efesien hari ini kami memaparkan terkhusus dalam hal kebijakan hukum di rerefres bahwa Polsek Sunggal memaparkan terkhusus pencurian dan pemberatan dengan opsi ranmor dimana kami mengamankan Empat orang tersangka ke Empat orang ini residivis kasus yang sama dimana kasus kelompok curanmor ini dikendalikan untuk itu kami dari Polsek sunggal masi saja mengadakan penyelidikan dan masih terus berjalan, termasuk memburu pelaku yang diduga menjadi otak kejahatan. Polisi sekaligus mengingatkan masyarakat agar tidak lengah saat memarkir kendaraan, khususnya di area rumah ibadah dan fasilitas umum yang kerap dimanfaatkan pelaku kejahatan.
” Ditambah kan Kapolsek Sunggal, para tersangka pencurian sepeda motor ini, mereka memakai sepeda motor nya apabila ingin melakukan aksinya mereka memakai sepeda motor mereka yang dapat mereka uba sewaktu waktu demi mengelabui para korban, seperti mengubah ubah cat biru sepeda motornya menjadi putih, beraksi lagi sepeda motor milik tersangka sudah berubah lagi jadi sulit diketahui para korban, untuk itu Saya sebagai kapolsek Sunggal memberikan saran agar masyarakat Sunggal selalu waspada berhati hati dan jangan lengah harus super hati hati tapi kami dari Polsek Medan Sunggal selalu tetap siap siaga untuk membantu warga masyarakat di wilayah hukum Polsek Medan Sunggal, ” Papar Nya Kapolsek
“Saya jelaskan lagi keamanan, kenyamanan, di lingkungan itu adalah tanggung jawab bersama. Mari kita hati hati terlebih dahulu untuk menjaga adanya kejahatan,” itula pesan kami dari aparat kepolisian untuk Warga Masyarakat Luas.
( M. Parulian. SH)
















